Latihan Militer Tetap Berjalan, Istana Janji Evaluasi Menyeluruh Usai 5 Peserta SPPI Meninggal

Jakarta — Pihak Istana Kepresidenan akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait insiden tragis yang menewaskan lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dalam program Koperasi Desa

Jul 08, 2026 - 18:33
0 0
Latihan Militer Tetap Berjalan, Istana Janji Evaluasi Menyeluruh Usai 5 Peserta SPPI Meninggal

Jakarta — Pihak Istana Kepresidenan akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait insiden tragis yang menewaskan lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Kelima korban dilaporkan meninggal dunia saat menjalani latihan dasar kemiliteran (latsarmil).

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro menegaskan bahwa panitia akan segera mengambil langkah perbaikan untuk mencegah kejadian serupa. Ia menyampaikan bahwa Kementerian Pertahanan sebelumnya telah merilis pernyataan terkait peristiwa nahas tersebut, termasuk menyampaikan belasungkawa mendalam kepada pihak keluarga.

"Kementerian Pertahanan juga sudah menyampaikan mengenai peristiwa tersebut dan beberapa langkah yang diambil. Pertama, tentu menyampaikan bela sungkawa, kemudian juga akan mengambil langkah-langkah perbaikan di dalam proses pendidikan dan pelatihan Manajer Koperasi Merah Putih," ujar Juri kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Meskipun publik menyoroti aspek keselamatan dalam program tersebut, Juri memastikan bahwa pelaksanaan pelatihan militer tidak akan dihentikan. Pemerintah berkomitmen untuk tetap melanjutkan program sembari menyerap seluruh masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi mendasar.

Penegasan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan publik agar pemerintah meningkatkan standar pengawasan kesehatan dan keamanan dalam setiap sesi latihan fisik. Dengan adanya keputusan untuk melanjutkan program, pemerintah menjanjikan perbaikan signifikan pada mekanisme pelatihan agar sesuai dengan kapasitas fisik para peserta. Seluruh rangkaian evaluasi akan melibatkan instansi terkait guna memastikan tidak ada lagi korban jiwa dalam program pembangunan koperasi tersebut. Informasi selengkapnya mengenai perkembangan kasus ini akan terus disampaikan melalui laporan resmi Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User