Lahan Tidur di Bogor Disulap Jadi Kawasan Pertanian Terpadu

Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan langkah nyata dalam pengembangan sektor pangan dengan menyulap lahan tidur seluas beberapa hektare di Jalan Raya Bojonggede-Kemang me

Jul 08, 2026 - 00:18
0 0
Lahan Tidur di Bogor Disulap Jadi Kawasan Pertanian Terpadu

Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan langkah nyata dalam pengembangan sektor pangan dengan menyulap lahan tidur seluas beberapa hektare di Jalan Raya Bojonggede-Kemang menjadi kawasan pertanian terpadu. Program ambisius ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.

Berdasarkan laporan yang dihimpun tim Beritatercepat.com di lapangan, lahan yang sebelumnya tidak produktif dan cenderung menjadi semak belukar itu kini mulai ditanami beragam komoditas unggulan. Jenis tanaman yang dikembangkan meliputi sayuran organik, buah-buahan tropis, serta tanaman pangan seperti padi dan jagung. Tidak hanya itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan kolam ikan dan kandang ternak terintegrasi sehingga menciptakan sebuah ekosistem pertanian berkelanjutan.

Dorong Ekonomi Warga

Bupati Bogor dalam keterangannya menegaskan bahwa transformasi lahan ini merupakan bagian dari strategi besar pembangunan daerah. “Kami ingin menciptakan Kawasan Pertanian Terpadu yang tidak sekadar menjadi lumbung pangan, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Warga akan dilibatkan langsung sebagai pengelola dan tenaga kerja,” ujarnya seperti dikutip Beritatercepat.com, Rabu (12/3).

Kami ingin menciptakan Kawasan Pertanian Terpadu yang tidak sekadar menjadi lumbung pangan, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut data yang dihimpun, program ini akan menyerap setidaknya 200 tenaga kerja lokal dalam tahap awal. Para petani dan buruh tani akan diberikan pelatihan khusus tentang teknik pertanian modern, termasuk pemanfaatan pupuk organik, irigasi tetes, dan sistem agroforestri. Hasil panen dari kawasan ini rencananya akan dipasarkan melalui jaringan pasar tradisional yang dikelola BUMDes serta kerja sama dengan perusahaan retail modern.

Konsep Eduwisata

Tidak hanya berfungsi sebagai sentra produksi, kawasan ini juga dirancang dengan konsep eduwisata. Pengunjung dapat belajar langsung tentang proses budidaya tanaman, beternak, hingga pengolahan hasil tani. “Kami berharap tempat ini bisa menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik bagi pelajar dan keluarga, sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat berbasis pangan lokal,” papar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bogor saat diwawancarai awak media kami.

Langkah Pemkab Bogor ini disambut positif oleh warga sekitar. Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Hasan (52), mengaku lega karena lahan yang dulu sering menjadi tempat pembuangan sampah liar kini berubah menjadi area yang produktif. “Sekarang kami punya harapan baru. Banyak pemuda yang sebelumnya menganggur kini bisa bekerja dan mendapat penghasilan tetap,” katanya kepada Beritatercepat.com.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat, kawasan pertanian terpadu di Bojonggede-Kemang ini diharapkan mampu menjadi model percontohan bagi daerah lain di Jawa Barat. Ke depan, pemkab telah menyiapkan rencana perluasan program serupa di beberapa kecamatan lain yang memiliki potensi lahan tidur signifikan, dan seluruhnya akan dikawal dengan pendekatan teknologi pertanian presisi guna memaksimalkan hasil sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User