Kolaborasi Strategis Kemnaker dan Sampoerna Sasar Pekerja hingga Korban PHK Melalui Pelatihan Intensif
PT HM Sampoerna Tbk. Plant Rungkut 1, Surabaya, menjadi saksi digelarnya forum bertajuk "Sinergi Pilar Bangsa: Praktik Baik Hubungan Industrial Pancasila". Forum ini mengukuhkan kolaborasi penting an
PT HM Sampoerna Tbk. Plant Rungkut 1, Surabaya, menjadi saksi digelarnya forum bertajuk "Sinergi Pilar Bangsa: Praktik Baik Hubungan Industrial Pancasila". Forum ini mengukuhkan kolaborasi penting antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan PT HM Sampoerna Tbk. yang menargetkan pekerja aktif, pencari kerja baru, hingga para korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai penerima manfaat program pelatihan vokasi.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, program ini dirancang untuk merespons dinamika pasar kerja yang semakin kompleks. Fokus utama intervensi mencakup tiga pilar pengembangan kompetensi: upskilling (peningkatan keterampilan bagi pekerja yang ingin naik level), reskilling (pelatihan ulang untuk beralih ke bidang atau teknologi baru), dan pengembangan kewirausahaan (membekali peserta dengan kemampuan bisnis mandiri).
"Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, dan serikat pekerja merupakan sebuah keniscayaan untuk membangun hubungan industrial yang sehat dan berkelanjutan. Kami tidak bisa berjalan sendiri-sendiri dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan," ujar Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam sambutan yang disampaikan secara daring.
Acara yang diselenggarakan secara hibrida ini diikuti dengan antusiasme tinggi. Sekitar 200 peserta hadir secara fisik di pabrik Sampoerna, sementara lebih dari 1.000 peserta lainnya mengikuti jalannya sesi melalui platform virtual. Dominasi peserta daring menunjukkan besarnya kebutuhan akan akses pelatihan yang inklusif, menjangkau pekerja di berbagai daerah tanpa terhambat jarak.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen Kemnaker untuk memperluas jaring pengaman sosial melalui jalur peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan menggandeng PT HM Sampoerna, pemerintah mendapatkan mitra industri yang memiliki standar pelatihan tinggi dan ekosistem bisnis yang luas. Bagi para korban PHK, program ini menawarkan harapan baru untuk kembali ke pasar kerja dengan bekal keterampilan yang relevan, atau bahkan menciptakan lapangan kerja sendiri melalui jalur wirausaha.
Pendekatan "Hubungan Industrial Pancasila" yang diusung dalam sinergi ini menekankan dialog, kemitraan, dan musyawarah sebagai landasan interaksi antara pengusaha dan pekerja. Inisiatif ini diharapkan menjadi praktik baik yang dapat direplikasi oleh perusahaan lain, sehingga ekosistem ketenagakerjaan nasional semakin tangguh dalam menghadapi disrupsi teknologi dan ekonomi.
Comments (0)