KLH/BPLH Asah Strategi Branding di Era Media Sosial lewat Sesi BrandLab

Bogor - Membangun citra lembaga di era digital menuntut lebih dari sekadar logo dan palet warna. Konsistensi dalam mengelola konten di media sosial menjadi kunci agar pesan publik tersampaikan dengan

Jul 06, 2026 - 14:15
0 0
KLH/BPLH Asah Strategi Branding di Era Media Sosial lewat Sesi BrandLab

Bogor - Membangun citra lembaga di era digital menuntut lebih dari sekadar logo dan palet warna. Konsistensi dalam mengelola konten di media sosial menjadi kunci agar pesan publik tersampaikan dengan jernih. Menjawab kebutuhan itu, peserta dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mengikuti sesi BrandLab dalam rangkaian workshop The Classroom KLH. Dalam sesi tersebut, mereka mendapat pembekalan mendalam mengenai strategi pengelolaan media sosial dari Head of Brand Communication Beritatercepat.com, Karel Anderson.

Branding Lebih dari Sekadar Publikasi Konten

Karel Anderson menekankan bahwa branding di era digital tidak lagi bisa dibangun semata-mata lewat identitas visual. Kemampuan memproduksi konten yang relevan dan mudah dipahami justru menjadi pembeda utama dalam mendukung komunikasi publik. Ia mencontohkan, sebuah institusi mungkin mempublikasikan lusinan konten setiap hari, tetapi jika tidak ada kedekatan emosional atau pemahaman yang terbangun dengan audiens, maka upaya itu belum bisa disebut berhasil.

"Keberhasilan branding tidak hanya diukur dari banyaknya konten yang dipublikasikan, tetapi juga dari kemampuan sebuah institusi membangun keterhubungan dengan audiens melalui pesan yang relevan dan mudah dipahami," ujar Karel dalam paparannya.

Menurut Karel, media sosial bukan sekadar saluran distribusi informasi, melainkan ruang untuk membangun relasi jangka panjang. Setiap unggahan harus dirancang tidak hanya informatif, tetapi juga membumi—menggunakan bahasa yang akrab di telinga masyarakat, tanpa kehilangan substansi kebijakan lingkungan yang ingin disampaikan. Pendekatan ini menjadi semakin krusial di tengah derasnya arus informasi yang membuat warganet mudah mengabaikan konten yang terasa kaku atau formal.

Sesi BrandLab juga membahas praktik terbaik dalam menyusun kalender konten yang selaras dengan agenda kelembagaan, serta memetakan persona audiens agar pesan yang dihadirkan benar-benar menjawab kebutuhan publik. Peserta diajak untuk tidak hanya fokus pada metrik seperti likes atau shares, tetapi juga pada indikator kualitatif: apakah audiens mulai memahami isu lingkungan yang diusung, dan apakah kepercayaan terhadap lembaga kian tumbuh.

Melalui pelatihan ini, KLH/BPLH berharap tim komunikasi mereka semakin cakap merawat brand voice yang konsisten di seluruh kanal digital. Dengan strategi yang tepat, institusi publik bukan hanya menjadi sumber informasi tepercaya, melainkan juga mitra dialog yang dekat dengan masyarakat, terutama dalam menyuarakan isu lingkungan hidup yang membutuhkan partisipasi semua pihak.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User