Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang Berlangsung 18 Jam, Api Belum Padam

Kota Tangerang, Beritatercepat.com — Peristiwa kebakaran yang melanda pabrik sandal jepit PT Murni Karetindo Lestari dengan merek dagang King Stone di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, hingga Senin (2

Jul 08, 2026 - 19:38
0 0
Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang Berlangsung 18 Jam, Api Belum Padam
Kota Tangerang, Beritatercepat.com — Peristiwa kebakaran yang melanda pabrik sandal jepit PT Murni Karetindo Lestari dengan merek dagang King Stone di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, hingga Senin (22/6/2026) sore masih belum berhasil dijinakkan. Hingga pukul 16.13 WIB, api masih berkobar dan petugas pemadam kebakaran terus berjibaku melakukan upaya pemadaman. Insiden ini telah berlangsung lebih dari 18 jam, menandai salah satu kebakaran industri dengan durasi penanganan terpanjang di kawasan tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Andia S Rahman, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, membenarkan bahwa proses pemadaman masih berlangsung. “Belum, masih pemadaman,” ujarnya singkat, sembari mengisyaratkan bahwa situasi di lapangan masih sangat dinamis. Pihaknya belum dapat memberikan estimasi pasti kapan api bisa sepenuhnya dikendalikan, mengingat skala bangunan yang terbakar serta karakteristik material yang mudah terbakar di dalam pabrik. Pabrik yang memproduksi alas kaki berbahan karet, plastik, dan busa tersebut diketahui menyimpan sejumlah besar bahan baku yang sangat rentan terhadap api. Material sintetis seperti poliuretan dan karet sintetis, selain mudah terbakar, juga menghasilkan asap tebal beracun yang menyulitkan akses petugas ke titik api utama. Asap hitam pekat yang membubung tinggi sejak Minggu malam masih terlihat dari kejauhan, memaksa warga di sekitar lokasi untuk menjauh dan menggunakan masker. Sejumlah unit pemadam kebakaran dari Kota Tangerang dan wilayah penyangga seperti Kabupaten Tangerang serta Kota Tangerang Selatan dikerahkan untuk memperkuat armada yang sudah berada di lokasi. Mobil tangki air dan unit pendukung terus dipasok untuk menjaga suplai air, mengingat kebutuhan yang sangat tinggi dalam operasi pendinginan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah, mengingat seluruh bangunan utama pabrik dan isinya ludes terbakar. Kepolisian Resor Kota Tangerang telah memasang garis polisi di sekeliling area terdampak dan membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara yang beredar di kalangan pekerja menyebutkan adanya korsleting listrik dari salah satu mesin produksi yang beroperasi pada shift malam. Namun, hal ini masih memerlukan verifikasi dari laboratorium forensik setelah api benar-benar padam dan area dinyatakan aman untuk dimasuki tim investigasi. Pemerintah Kota Tangerang melalui BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan, mengingat potensi robohnya struktur bangunan yang tersisa serta bahaya paparan asap beracun. Warga yang bermukim di radius kurang dari 500 meter diminta untuk menutup ventilasi rumah dan, jika memungkinkan, mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman. Peristiwa ini menambah daftar panjang kebakaran industri di wilayah Jabodetabek yang kerap dipicu oleh minimnya standar keselamatan serta sistem proteksi kebakaran yang tidak memadai. Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Lingkungan Hidup setempat dijadwalkan akan melakukan audit menyeluruh begitu kondisi dinyatakan kondusif. Demikian laporan terkini dari tim liputan Beritatercepat.com di lokasi kejadian.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Lapangan. Reporter lapangan peristiwa terkini.

Comments (0)

User