Gowa — IPTU Firman, Perwira Humanis, Bergeser ke Polda Sulsel

GOWA – Wajah baru penegakan narkotika yang tak hanya garang di lapangan, tapi juga hangat di tengah masyarakat, kini naik kelas. IPTU Firman, S.H., M.H., y

Jul 09, 2026 - 13:23
0 0

GOWA – Wajah baru penegakan narkotika yang tak hanya garang di lapangan, tapi juga hangat di tengah masyarakat, kini naik kelas. IPTU Firman, S.H., M.H., yang selama ini dikenal sebagai Kasat Resnarkoba Polres Gowa yang tak kenal kompromi terhadap bandar, resmi bergeser ke Ditresnarkoba Polda Sulawesi Selatan. Bukan sekadar mutasi biasa, langkah ini menandai pengakuan atas pendekatan unik sang perwira: kombinasi langka antara ketegasan operasi dan kepekaan sosial.

Tak Hanya Gerebek, Tapi Bangun Kesadaran

Alih-alih hanya mengandalkan penggerebekan dan penindakan represif, IPTU Firman membangun arsitektur perlawanan narkoba yang lebih dalam. Ia merangkul semua pihak — dari tokoh agama hingga mahasiswa — untuk bersama-sama mengeringkan lahan peredaran gelap. Hasilnya? Ratusan kasus berhasil diungkap tanpa meninggalkan luka sosial yang dalam di masyarakat Gowa.

  • Pendekatan kolaboratif: Rutin menggelar diskusi publik, penyuluhan ke sekolah dan kampus, serta menjalin komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat dan pemuda.
  • Gaya kepemimpinan tanpa jarak: Tak bersembunyi di balik meja biro. IPTU Firman mudah ditemui, hadir dalam acara-acara warga, dan membuka ruang dialog langsung.
  • Reputasi di mata akademisi: Banyak dosen dan aktivis kampus menyebutnya sebagai “jembatan hidup” antara hukum yang keras dan edukasi yang lunak.
“Perang melawan narkotika bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Kami buka pintu selebar-lebarnya untuk semua pihak yang ingin berkontribusi,” ujar IPTU Firman dalam salah satu forum edukasi di Universitas Hasanuddin, mencerminkan filosofinya yang inklusif.

Media Bukan Musuh, Tapi Mitra Strategis

Ciri lain yang membuat IPTU Firman menonjol: caranya memperlakukan pers. Ia memahami bahwa jurnalis adalah perpanjangan tangan untuk menyampaikan bahaya narkotika ke publik, bukan sekadar peliput penangkapan. Karenanya, ia membangun komunikasi terbuka dan saling menghargai — sebuah sikap yang langka di era di mana banyak aparat masih alergi terhadap sorotan media. Wartawan yang pernah berinteraksi dengannya mengaku tak pernah merasa dihalangi atau dipersulit akses informasi selama ia menjabat Kasat Resnarkoba.

Internal Polri: Pemimpin yang Merangkul, Bukan Memerintah

Di kesatuannya, IPTU Firman dikenal sebagai atasan yang mengedepankan kebersamaan. Ia tak segan turun langsung ke lapangan bersama anak buah, membangun moral tim dengan pendekatan kekeluargaan. Bawahannya mengaku, bekerja di bawah komandonya terasa seperti berada dalam tim solid yang saling melindungi, bukan sekadar satuan tugas yang kaku. Iklim kerja semacam ini diyakini menjadi salah satu kunci tingginya produktivitas Satresnarkoba Polres Gowa di bawah kepemimpinannya.

Dari Gowa ke Panggung Lebih Besar

Kini, dengan bekal pengalaman dan jejaring sosial yang telah ia rajut, IPTU Firman siap menghadapi tantangan baru di Ditresnarkoba Polda Sulsel. Banyak pihak menaruh harapan besar agar pendekatan humanis ala Gowa bisa direplikasi di level provinsi — sebuah langkah yang diyakini akan memperkuat perang melawan narkotika di Sulawesi Selatan secara lebih luas dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User