Monday, 24 August 2026 | 11:59 WIB

Karhutla Hanguskan 107 Ribu Hektare, Indonesia Masuk Siaga Darurat

BARU SAJA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia meluas tak terkendali. Data terbaru mencatat 107 ribu hektare hutan dan lahan hangus terbakar di berbagai wilayah. Angka ini menjadi sal...

Aug 22, 2026 - 01:04
0 0
Karhutla Hanguskan 107 Ribu Hektare, Indonesia Masuk Siaga Darurat

BARU SAJA — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia meluas tak terkendali. Data terbaru mencatat 107 ribu hektare hutan dan lahan hangus terbakar di berbagai wilayah. Angka ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Perkembangan ini dikonfirmasi dari laporan petugas di lapangan. Sebagian besar titik api berada di kawasan gambut yang sulit dipadamkan. Kondisi cuaca kering memperparah penyebaran api dengan cepat.

Kalimantan Barat Jadi Episentrum Kebakaran

Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menjadi salah satu wilayah terparah. Di sana, lahan gambut terbakar hebat hingga menyulut asap tebal. Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api sejak Selasa, 11 Agustus 2026.

Saksi mata melaporkan api membesar dalam hitungan jam. Asap membumbung tinggi dan terlihat dari jarak jauh. Warga sekitar mulai merasakan gangguan pernapasan akibat kabut asap.

Tim gabungan terus melakukan penyemprotan air ke titik-titik api. Namun, api di lahan gambut kerap menyala kembali di bawah permukaan. Proses pemadaman diperkirakan berlangsung berhari-hari.

Data Kerusakan Terus Bertambah

Angka 107 ribu hektare bukan angka final. Tim pemantau di pusat kendali menyatakan luasan terdampak masih berpotensi bertambah. Setiap hari, citra satelit mendeteksi munculnya titik panas baru.

Beberapa provinsi lain juga melaporkan kejadian serupa. Sumatera Selatan, Riau, dan Kalimantan Tengah mencatat titik api aktif. Pemerintah daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

Data sementara menunjukkan mayoritas kebakaran terjadi di lahan gambut. Gambut yang kering mudah terbakar dan sulit dipadamkan. Kondisi ini memperbesar luas area yang terdampak secara signifikan.

Upaya Pemadaman dan Evakuasi

Ratusan petugas dikerahkan ke lokasi terdampak. Mereka bekerja siang dan malam memadamkan api. Dukungan helikopter water bombing juga disiapkan di sejumlah titik strategis.

Evakuasi warga mulai dilakukan di desa-desa yang paling terdampak. Warga lanjut usia dan anak-anak diprioritaskan untuk dipindahkan. Posko darurat didirikan untuk menampung para pengungsi.

Petugas juga membangun sekat kanal untuk membasahi lahan gambut. Langkah ini dilakukan agar api tidak merambat lebih luas. Pembasahan lahan terbukti efektif memperlambat laju kebakaran.

Dampak Kesehatan dan Lingkungan

Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah kota di Kalimantan Barat. Kualitas udara menurun drastis dalam beberapa hari terakhir. Dinas kesehatan mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Ratusan sekolah dilaporkan terpaksa diliburkan sementara. Aktivitas penerbangan di sejumlah bandara terganggu akibat jarak pandang rendah. Nelayan juga mengeluhkan hasil tangkapan yang menurun.

Kerugian ekonomi akibat karhutla diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Belum termasuk kerusakan ekosistem gambut yang sulit dipulihkan. Kehilangan keanekaragaman hayati menjadi dampak jangka panjang yang mengkhawatirkan.

Penyebab dan Penegakan Hukum

Investigasi awal menduga kebakaran dipicu aktivitas pembukaan lahan. Pembakaran lahan kerap dilakukan untuk menyiapkan area pertanian. Praktik ini melanggar aturan yang berlaku di Indonesia.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kebakaran. Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan terus digencarkan. Ancaman hukuman berat menanti pihak yang terbukti bersalah.

Pemerintah mengingatkan larangan membakar lahan berlaku tanpa kecuali. Sanksi pidana dan denda besar telah diatur dalam undang-undang. Masyarakat diminta melaporkan aktivitas mencurigakan di area rawan.

Siaga Darurat dan Bantuan

Beberapa daerah telah menetapkan status siaga darurat karhutla. Status ini mempermudah mobilisasi sumber daya pemadaman. Dana operasional juga dicairkan lebih cepat untuk kebutuhan di lapangan.

Bantuan logistik mulai berdatangan ke posko-posko pengungsian. Sembako, air bersih, dan masker disalurkan kepada warga terdampak. Relawan dari berbagai organisasi ikut terjun membantu.

Pemerintah pusat berjanji menambah bantuan peralatan pemadam. Pesawat patroli udara juga diterjunkan untuk memantau titik api. Koordinasi antardaerah ditingkatkan untuk menekan luas kebakaran.

UPDATE — Hingga berita ini diturunkan, pemadaman masih berlangsung di sejumlah titik. Tim di lapangan bekerja tanpa henti menghadapi api yang kembali menyala. Masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Perkembangan terbaru akan terus disampaikan seiring berjalannya waktu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User