Kampung di Dasar Bendungan Karian Menyembul, Warga Nostalgia

LEBAK, DETIK INI JUGA – BARU SAJA, puluhan struktur bangunan di dasar Bendungan Karian mendadak muncul ke permukaan akibat surutnya air. Kemarau Ekstrem Singkap Jejak Desa Fenomena langka ini terj...

Jul 28, 2026 - 06:58
0 0
Kampung di Dasar Bendungan Karian Menyembul, Warga Nostalgia

LEBAK, DETIK INI JUGA – BARU SAJA, puluhan struktur bangunan di dasar Bendungan Karian mendadak muncul ke permukaan akibat surutnya air.

Kemarau Ekstrem Singkap Jejak Desa

Fenomena langka ini terjadi setelah musim kemarau panjang melanda wilayah Lebak, Banten, selama tiga bulan terakhir. Debit air waduk raksasa itu dilaporkan turun hingga 70 persen dari kapasitas normal.

Saksi mata, Odon (54), mantan warga Kampung Cibadak yang kini direlokasi, mengatakan pemandangan ini sudah lama dinantikan. “Biasanya cuma kubah masjid yang terlihat. Sekarang tembok rumah, sumur, bahkan pohon mangga depan rumah saya kelihatan jelas,” ujarnya, Kamis (24/7/2026).

Menurut pantauan di lapangan, tampak jelas jaringan jalan kampung yang dulu beraspal kini tertutup lumut dan kerak lumpur. Beberapa pohon besar yang dulu menjadi penanda batas desa kini tinggal batangnya yang menghitam.

Warga Berbondong-bondong Nostalgia

Sejak kabar munculnya kampung tersebar, ratusan warga dari berbagai daerah berdatangan. Mereka ingin menyaksikan langsung rumah-rumah yang dulu menjadi tempat tinggal sebelum proyek bendungan merendam lima desa pada 2022.

Nenek Surti (78) tak kuasa menahan tangis saat melihat sisa-sisa rumahnya. “Di situlah saya melahirkan anak pertama saya,” katanya sambil menunjuk bangunan yang sudah keropos.

Sementara itu, generasi muda yang lahir setelah relokasi justru antusias. “Baru kali ini saya lihat kampung asli orang tua saya,” ujar Dian (17).

Salah satu titik yang paling banyak dikunjungi adalah sisa-sisa masjid Al-Falah. Menara setinggi 15 meter itu masih berdiri kokoh, meski catnya sudah mengelupas dan kubahnya tertutup ganggang. Beberapa pengunjung bahkan nekat masuk ke dalam reruntuhan untuk mengambil foto, meski sudah diperingatkan petugas.

Proses relokasi pada 2022 silam meninggalkan trauma bagi sebagian warga. Data LSM setempat mencatat, dari 1.200 kepala keluarga yang dipindahkan, sekitar 40 persen belum mendapatkan mata pencaharian yang layak hingga saat ini. Bupati Lebak, yang dihubungi terpisah, menyatakan akan memfasilitasi trauma healing bagi warga terdampak.

Fakta Kunci

  • Lokasi: Bendungan Karian, Kabupaten Lebak, Banten
  • Penyebab: Kemarau panjang, debit air waduk susut
  • Saksi utama: Odon (54), mantan warga Kampung Cibadak
  • Titik terlihat: Rangka atap masjid, dinding rumah, jalan desa, bekas sekolah dasar
  • Luas area: Lima desa tenggelam saat konstruksi bendungan
  • Dampak: Warga bernostalgia, generasi muda belajar sejarah

Peringatan Keamanan

Pihak Perum Jasa Tirta II selaku pengelola bendungan mengimbau warga untuk tidak mendekati reruntuhan. “Struktur bangunan sudah rapuh dan bisa ambruk. Kami juga khawatir ada lubang atau sumur yang tidak terlihat,” kata Kepala Divisi Operasional, Andi Nugroho.

Petugas telah memasang garis batas aman 100 meter dari titik kemunculan. Meski demikian, warga tetap berdatangan hingga malam hari. Seorang pegiat sejarah lokal, Asep, datang dari Rangkasbitung untuk mendokumentasikan momen langka ini.

Fenomena ini diperkirakan akan bertahan hingga awal musim hujan diperkirakan turun pada Oktober mendatang. Setelah itu, kampung ini akan kembali tenggelam dan menjadi kenangan di bawah air.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User