Kakek-Cucu Tewas Jatuh dari Lantai 3 Sekolah Methodist Medan
BREAKING – Insiden nahas mengguncang kompleks Sekolah Methodist 6 Medan pagi tadi. Seorang kakek berusia 50 tahun dan cucunya yang baru berusia tiga tahun dikonfirmasi tewas setelah terjatuh dari la...
BREAKING – Insiden nahas mengguncang kompleks Sekolah Methodist 6 Medan pagi tadi. Seorang kakek berusia 50 tahun dan cucunya yang baru berusia tiga tahun dikonfirmasi tewas setelah terjatuh dari lantai tiga gedung sekolah tersebut. Kabar duka ini langsung menyebar cepat dan memicu kepanikan di kalangan warga sekitar.
Lokasi dan Identitas Korban
Peristiwa itu terjadi di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di gedung Sekolah Methodist 6. Korban dewasa diidentifikasi sebagai Erwin (50), sementara cucunya berinisial ZN (3). Keduanya merupakan penduduk Medan yang tengah berada di area sekolah untuk suatu urusan yang belum diungkap ke publik. Petugas kepolisian masih merahasiakan alamat lengkap demi menjaga privasi keluarga yang berduka.
Kronologi Singkat
Menurut keterangan saksi mata yang enggan disebut namanya, suara benturan keras tiba-tiba terdengar dari arah gedung. Saat warga mendekat, kedua korban sudah terkapar di tanah dengan luka parah. "Saya langsung berlari, tapi mereka sudah tidak bergerak," ujarnya. Belum diketahui pasti apakah korban terjatuh dari jendela, balkon, atau area terbuka lainnya. Tim forensik masih menggelar olah tempat kejadian perkara untuk merekonstruksi detik-detik kejadian. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan kecelakaan, namun penyidik tidak menutup kemungkinan adanya faktor kelalaian atau masalah keamanan infrastruktur gedung.
Penanganan dan Evakuasi
- Medis Darurat: Ambulans tiba dalam hitungan menit, namun kedua korban mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal di lokasi.
- Pengamanan Lokasi: Polisi segera memasang garis polisi dan menutup akses ke lantai tiga. Area sekitar gedung disterilkan untuk mencegah kontaminasi bukti.
- Barang Bukti: Rekaman CCTV dan keterangan saksi dikumpulkan sebagai bahan penyelidikan utama.
Pernyataan Resmi
Polres Medan mengonfirmasi, "Penyelidikan awal tidak menunjukkan tanda kekerasan fisik, tetapi kami terus memperdalam motif dan kronologi." Sementara itu, manajemen Sekolah Methodist 6 menyatakan dukacita dan berjanji membantu penyelidikan. "Ini di luar dugaan kami. Kami serahkan rekaman CCTV dan akses penuh kepada polisi," ujar Humas sekolah dalam pesan tertulis.
Reaksi Publik
Kejadian ini memicu kekhawatiran warga dan orang tua siswa. Sejumlah pihak mempertanyakan standar keselamatan gedung bertingkat di lingkungan sekolah. "Kami butuh jawaban cepat agar tidak ada lagi korban," desak seorang warga. Komunitas setempat menuntut transparansi hasil investigasi dan langkah preventif dari pihak sekolah maupun dinas terkait. Hingga kini belum ada penetapan tersangka. Polisi menjadwalkan konferensi pers dalam waktu dekat untuk mengumumkan perkembangan kasus.
Comments (0)