Jasa Marga Hadirkan Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
BREAKING — PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi mengoperasikan fasilitas pengisian Biosolar B50 di Rest Area Kilometer 57A ruas tol Jakarta–Cikampek. Langkah ini menjadi tonggak baru komitmen perusah...
BREAKING — PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi mengoperasikan fasilitas pengisian Biosolar B50 di Rest Area Kilometer 57A ruas tol Jakarta–Cikampek. Langkah ini menjadi tonggak baru komitmen perusahaan dalam mendorong ekosistem transportasi berkelanjutan di Indonesia.
Kolaborasi Strategis dengan Pertamina
Implementasi bahan bakar dengan campuran 50 persen biodiesel ini merupakan hasil sinergi antara Jasa Marga dan PT Pertamina (Persero). Keduanya menggandeng anak usaha untuk memastikan ketersediaan pasokan dan infrastruktur yang adaptif. Layanan ini sudah bisa dinikmati pengguna jalan mulai hari ini, 11 Juli 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, dalam keterangan tertulis, menyebut bahwa penyediaan Biosolar B50 di rest area adalah jawaban atas kebutuhan energi bersih dan tekanan global terhadap penurunan emisi karbon.
Keunggulan dan Dampak Lingkungan
- B50 mengurangi emisi gas rumah kaca hingga lebih dari 40 persen dibanding solar murni.
- Bahan baku biodiesel sepenuhnya berasal dari minyak sawit produksi dalam negeri.
- Mendorong kemandirian energi nasional sekaligus menopang harga sawit petani.
Implementasi di Rest Area KM 57A dipilih sebagai proyek percontohan karena volume kendaraan logistik yang sangat tinggi di koridor utama Pulau Jawa. Setiap hari, ribuan truk melintas, dan sebagian besar menggunakan solar. Dengan adanya pilihan B50, operator truk bisa langsung berkontribusi pada pengurangan emisi tanpa harus memodifikasi mesin.
Antisipasi Pasar dan Respons Pengusaha
Sejumlah bos perusahaan logistik menyambut baik inisiatif ini. “Ini efisien, kami tidak perlu keluar jalur hanya untuk mengisi BBM ramah lingkungan. Selama ini B50 hanya ada di SPBU tertentu,” kata seorang pemilik armada.
Jasa Marga menjamin pasokan Biosolar B50 di rest area tidak akan mengalami kelangkaan. Stasiun pengisian di KM 57A dipasok langsung dari Terminal BBM Pertamina terdekat dengan jadwal pengiriman harian.
Rencana Ekspansi ke Seluruh Koridor Tol
Ke depan, Jasa Marga tidak akan berhenti di satu titik. Rencana ekspansi ke rest area lain di sepanjang Tol Trans-Jawa dan Tol Trans-Sumatera sudah masuk dalam peta jalan perusahaan. Targetnya, pada akhir 2027 seluruh rest area utama milik Jasa Marga sudah dilengkapi dispenser B50.
Program ini sejalan dengan mandatori pemerintah yang mewajibkan penggunaan biodiesel 50 persen pada tahun 2026. Jasa Marga sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia mengambil peran sebagai katalisator percepatan adopsi bahan bakar nabati.
Dukungan penuh dari Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM menjadi fondasi kuat percepatan transisi energi di sektor transportasi darat.
Baca juga:
Comments (0)