JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan langkah besar dalam investasi sumber daya manusia. Mulai tahun depan, Jakarta akan memiliki lembaga pengelola dana pendidikan mandiri yang digadang-gadang setara dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tingkat pusat. Program ambisius ini akan langsung merealisasikan pengiriman puluhan putra-putri terbaik Ibu Kota untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi mengumumkan kabar tersebut di Balai Kota Jakarta pada Rabu (24/6/2026). Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa lembaga baru ini bukan sekadar program

Jul 07, 2026 - 23:55
0 0
JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan langkah besar dalam investasi sumber daya manusia. Mulai tahun depan, Jakarta akan memiliki lembaga pengelola dana pendidikan mandiri yang digadang-gadang setara dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tingkat pusat. Program ambisius ini akan langsung merealisasikan pengiriman puluhan putra-putri terbaik Ibu Kota untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi mengumumkan kabar tersebut di Balai Kota Jakarta pada Rabu (24/6/2026). Dalam keterangannya, ia menyebut bahwa lembaga baru ini bukan sekadar program bantuan biasa, melainkan sebuah entitas pengelola dana abadi pendidikan yang dikelola penuh oleh Jakarta. "Bahkan untuk tahun depan, bekerja sama dengan LPDP, Jakarta akan punya LPDP yang dikelola sepenuhnya oleh Jakarta. Kurang lebih nanti siswanya antara 50 sampai dengan 75, yang akan diberi kesempatan untuk sekolah di luar," ujar Pramono di hadapan awak media.

Mekanisme Anggaran dan Kuota Awal

Pramono menjelaskan bahwa pada tahap awal realisasinya di tahun pertama, program beasiswa ini akan menyasar 50 hingga 75 pelajar berprestasi asal Jakarta. Mereka akan dikirim ke berbagai universitas terkemuka di luar negeri. Hal ini menandai pergeseran paradigma pemerintah provinsi dalam mengelola dana pendidikan, dari yang semula terfragmentasi di berbagai pos bantuan menjadi dikelola secara profesional melalui satu badan khusus. Meskipun detail teknis seperti skema pembiayaan dan struktur organisasi lembaga ini masih terus dimatangkan, Pramono memastikan bahwa proses kolaborasi dengan LPDP pusat akan menjadi kunci kesuksesan program ini. Sinergi ini diharapkan dapat memastikan tata kelola yang transparan dan standar seleksi yang ketat, sehingga penerima beasiswa benar-benar merupakan talenta terbaik yang akan kembali membangun Jakarta.

Mendorong Daya Saing Global Warga Jakarta

Menurut laporan yang dihimpun media kami di lokasi, Gubernur menekankan bahwa tujuan utama dari pembentukan "LPDP Jakarta" ini adalah untuk meningkatkan daya saing global warga Ibu Kota. Dengan memberikan akses pendidikan kelas dunia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin memastikan bahwa tidak ada lagi potensi unggul yang terhambat oleh keterbatasan biaya. Inisiatif ini dinilai sebagai terobosan signifikan dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia Jakarta menghadapi persaingan global yang semakin dinamis. Dengan adanya dana abadi yang dikelola secara mandiri, keberlanjutan program beasiswa ini diharapkan bisa terjaga tanpa terlalu bergantung pada fluktuasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahunan. Rencana ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan pendidikan yang menilai bahwa Jakarta sebagai pusat metropolitan sudah seharusnya memiliki skema pembiayaan beasiswa kelas dunia yang lebih agresif dan mandiri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User