Sep 17, 2026
Nasional

JAKARTA — MRT Jakarta Siapkan Revitalisasi Kawasan Blok M Menjadi TOD

Langkah besar dalam transformasi moda transportasi publik dan penataan tata ruang ibu kota kembali digulirkan. Kawasan ikonik Blok M di Jakarta Selatan, ya

JAKARTA — MRT Jakarta Siapkan Revitalisasi Kawasan Blok M Menjadi TOD

Langkah besar dalam transformasi moda transportasi publik dan penataan tata ruang ibu kota kembali digulirkan. Kawasan ikonik Blok M di Jakarta Selatan, yang selama puluhan tahun dikenal sebagai pusat perbelanjaan legendaris dan simpul mobilitas warga, bersiap bersolek secara masif. PT MRT Jakarta (Perseroda) merancang rencana besar untuk merivitalisasi kawasan ini menjadi Kawasan Berorientasi Transit atau Transit-Oriented Development (TOD) modern kelas dunia. Langkah ini tidak hanya mencakup pembenahan infrastruktur transportasi dasar, tetapi juga penataan kawasan secara menyeluruh dengan mengusung konsep bangunan vertikal serta modernisasi Terminal Blok M.

Revitalisasi ini digadang-gadang akan mengubah wajah Blok M secara drastis dari sekadar terminal bus dan kawasan komersial konvensional menjadi sebuah hub multifungsi yang ramah pejalan kaki, terintegrasi, dan efisien. Dalam rencana penataan tersebut, PT MRT Jakarta fokus pada optimalisasi lahan urban dengan memanfaatkan konsep intensifikasi ruang vertikal. Konsep ini memungkinkan kawasan Blok M menampung berbagai aktivitas sekaligus—mulai dari pusat bisnis, komersial, hingga area publik—tanpa harus mengorbankan ketersediaan ruang terbuka.

Transformasi Terminal dan Bangunan Vertikal Multifungsi

Integrasi antarmoda menjadi inti utama dari proyek revitalisasi ini. Terminal Blok M yang legendaris akan dirombak total agar dapat terhubung secara lancar (seamless) dengan Stasiun MRT Blok M BCA serta jaringan armada TransJakarta. Rencana ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada kendaraan pribadi dan mengikis kemacetan kronis yang kerap melanda wilayah Jakarta Selatan.

"Kami merancang kawasan Blok M tidak hanya sebagai tempat transit angkutan umum, tetapi sebagai destinasi urban terpadu yang memadukan fungsi transportasi, ekonomi, dan ruang publik. Bangunan vertikal yang akan dibangun nantinya mempermudah aksesibilitas masyarakat antarmoda," ujar Division Head Business Planning and Expansion Division PT MRT Jakarta, R Samuel Ryan Pradipta Pranowo.

Kehadiran bangunan vertikal di atas atau di sekitar simpul transit ini akan memaksimalkan nilai ekonomi kawasan. Konsep ini dirancang untuk menghadirkan fasilitas ritel modern, perkantoran, dan area komersial yang langsung terkoneksi dengan peron stasiun. Hal ini diyakini mampu menghidupkan kembali denyut perekonomian Blok M yang sempat meredup, sekaligus menciptakan ekosistem ruang kota yang berkelanjutan bagi warga ibu kota.

Rencana Pokok Pembenahan Kawasan Blok M

Aspek Penataan Rencana Fokus Revitalisasi Target Dampak Urban
Integrasi Transportasi Koneksi langsung antara MRT Jakarta, TransJakarta, dan Terminal Bus Penurunan durasi transit & efisiensi perpindahan penumpang
Tata Ruang Vertikal Pengembangan bangunan mixed-use (komersial & perkantoran) Optimalisasi lahan urban & peningkatan investasi daerah
Fasilitas Pejalan Kaki Pembangunan walkway rindang & plaza publik terhubung Kenyamanan pejalan kaki & ruang interaksi warga yang ramah Lingkungan

Mendorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan dan Inklusif

Penerapan konsep TOD di Blok M juga menaruh perhatian besar pada penyediaan jalur pejalan kaki (pedestrian walkway) yang aman, nyaman, dan ramah bagi disabilitas. Jalur pedestrian yang terkoneksi secara langsung antara stasiun, terminal, dan bangunan komersial akan didesain dengan konsep ruang terbuka hijau. Visi ini selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menekan emisi karbon dan mempromosikan gaya hidup berjalan kaki (walkable city).

Dalam jangka panjang, revitalisasi kawasan Blok M diproyeksikan menjadi percontohan (benchmark) bagi pengembangan TOD di simpul-simpul MRT Jakarta lainnya, seperti kawasan Lebak Bulus, Fatmawati, hingga Dukuh Atas. Proyek ini membuktikan bahwa modernisasi ruang kota dapat berjalan beriringan dengan pelestarian nilai historis kawasan tanpa mengorbankan kenyamanan warga.

Dengan investasi dan perencanaan matang ini, publik Jakarta patut menantikan wajah baru Blok M. Sebuah titik temu modern yang tidak lagi sekadar tempat melintas, melainkan jantung baru dinamika sosial dan ekonomi ibu kota yang modern, bersih, dan terintegrasi secara utuh.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User