Sep 18, 2026
Nasional

JAKARTA — Danantara Diproyeksikan Mampu Mempercepat Proses Ekspor Nasional

JAKARTA — Kehadiran PT Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia/DSI) dinilai akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap iklim perdagangan l

JAKARTA — Danantara Diproyeksikan Mampu Mempercepat Proses Ekspor Nasional

JAKARTA — Kehadiran PT Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia/DSI) dinilai akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap iklim perdagangan luar negeri Indonesia. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Telisa Aulia Falianty, menyatakan bahwa institusi pengelola investasi dan aset negara ini memiliki peran strategis dalam mempercepat serta menyederhanakan rantai birokrasi pengurusan ekspor nasional.

Menurut Telisa, kendala utama yang kerap dihadapi oleh para pelaku usaha ekspor di Indonesia adalah rumitnya koordinasi antarinstansi dan panjangnya alur perizinan. Dengan koordinasi terpadu yang dibawa oleh Danantara, penyelarasan aset negara dan BUMN di sektor logistik serta perdagangan dapat dilakukan secara terintegrasi dan efisien.

Langkah Strategis Danantara dalam Mengurai Hambatan Ekspor

Pengelolaan investasi terpusat melalui Danantara diharapkan tidak hanya berfokus pada penghimpunan modal, tetapi juga pada optimalisasi ekosistem pendukung perdagangan luar negeri. Telisa menyoroti beberapa poin penting yang dapat diakselerasi oleh keberadaan badan ini:

  • Integrasi Logistik Nasional: Menyinergikan BUMN kepelabuhanan, penerbangan, dan logistik darat untuk memangkas dwelling time di berbagai pelabuhan utama.
  • Digitalisasi Layanan Dokumen: Mendorong penyederhanaan verifikasi dokumen ekspor berbasis teknologi digital terpadu secara real-time.
  • Penyediaan Pembiayaan Ekspor: Memberikan dukungan modal kerja dan jaminan investasi bagi eksportir skala menengah hingga besar.
"Danantara dapat berfungsi sebagai agregator sekaligus katalisator yang memangkas efisiensi waktu dan biaya pengurusan ekspor, sehingga produk Indonesia jauh lebih kompetitif di pasar global," ujar Telisa Aulia Falianty dalam keterangannya di Jakarta.

Analisis Komparatif Efisiensi Layanan Ekspor

Untuk memahami dampak integrasi tata kelola ekspor di bawah konsolidasi strategis, berikut adalah perbandingan alur ekspor konvensional dengan skema terintegrasi yang didorong oleh Danantara:

Indikator Evaluasi Skema Konvensional Skema Terintegrasi Danantara
Waktu Pemrosesan Izin 7–14 Hari Kerja 1–3 Hari Kerja
Koordinasi Lembaga Parsial & Multidoor Terintegrasi Single Window
Efisiensi Biaya Logistik Tinggi (23% dari PDB) Diproyeksikan Turun hingga 15%

Dampak Terhadap Kinerja Perdagangan dan Pertumbuhan Ekonomi

Akselerasi proses ekspor ini diyakini akan langsung mendongkrak daya saing komoditas unggulan Indonesia di mancanegara, seperti produk manufaktur, hasil perkebunan, hingga olahan tambang. Penurunan biaya logistik nasional hingga 15 persen dari PDB akan memberikan ruang margin yang lebih luas bagi pelaku usaha nasional.

Telisa menekankan bahwa keberhasilan Danantara dalam mempercepat pengurusan ekspor sangat bergantung pada sinergi antarkementerian terkait, seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Kementerian Perhubungan. Pembentukan sistem informasi yang saling terintegrasi menjadi kunci utama agar proses validasi data eksportir tidak mengalami tumpang tindih aturan.

Langkah reformasi ini sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen dalam beberapa tahun mendatang. Dengan pemangkasan waktu pengurusan dokumen ekspor dari rata-rata 14 hari menjadi hanya 3 hari, volume transaksi perdagangan internasional Indonesia diprediksi akan mengalami lonjakan secara substansial.

Secara keseluruhan, efisiensi yang ditawarkan oleh konsolidasi aset di bawah Danantara tidak hanya menguntungkan korporasi besar, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi UMKM berorientasi ekspor yang selama ini terkendala oleh hambatan administratif dan tingginya biaya pengiriman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User