Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara melakukan pemeriksaan tes urine terhadap selebgram Adam Deni Gearaka (30) pasca-penangkapannya. Hasil pemeriksaan laboratorium memastikan bahwa yang bersangkutan dalam kondisi bersih dari pengaruh minuman keras maupun narkotika saat melancarkan aksinya.
Penangkapan terhadap Adam Deni dilakukan setelah ia dilaporkan merusak fasilitas sebuah ruko dan memamerkan senjata jenis airsoft gun di kawasan Jakarta Utara. Insiden yang terekam dan viral di med
Penangkapan terhadap Adam Deni dilakukan setelah ia dilaporkan merusak fasilitas sebuah ruko dan memamerkan senjata jenis airsoft gun di kawasan Jakarta Utara. Insiden yang terekam dan viral di media sosial itu sontak memicu ketegangan di lingkungan sekitar dan menarik perhatian aparat kepolisian.
Keterangan Resmi Kepolisian
Wakil Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKP Bima Sakti, memberikan keterangan resmi kepada media kami pada Selasa (23/6/2026). Ia menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil sampel urine Adam Deni sebagai bagian dari prosedur standar penyelidikan tindak pidana.
"Kita sudah melakukan tes urine. Jadi kita cek urine-nya untuk alkohol dan zat adiktif lainnya, hasilnya negatif," ujar AKP Bima Sakti melalui sambungan telepon.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan dalam keadaan sadar penuh. Tidak ada indikasi pengaruh minuman keras ataupun obat-obatan terlarang. Ia mengakui perbuatannya dilakukan secara sadar tanpa paksaan," tegasnya.
Dalam laporan pemeriksaan yang diterima Beritatercepat.com, Adam Deni Gearaka tidak menunjukkan ciri-ciri fisik pengguna narkotika. Pupil mata, tekanan darah, serta koordinasi motoriknya berada dalam ambang normal saat tes dilakukan di ruang penyidik.
Atas perbuatannya merusak properti orang lain dan mempertontonkan senjata tiruan yang mengakibatkan keresahan publik, Adam Deni dijerat dengan pasal berlapis. Polisi menyangkakan Pasal 406 KUHP tentang perusakan barang serta Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam atau senjata api tiruan.
Hingga berita ini diturunkan, Adam Deni masih mendekam di ruang tahanan Polres Metro Jakarta Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami motif lain di balik pengrusakan tersebut, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, barang bukti berupa satu pucuk airsoft gun dan pecahan kaca ruko telah diamankan oleh tim Inafis untuk kepentingan penyelidikan. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh unggahan yang beredar luas di platform digital terkait insiden ini.
Comments (0)