Israel Targetkan Bunuh Mojtaba Khamenei, Iran Ancam Beri Tanggapan Keras

Ketegangan antara Israel dan Iran kembali memanas setelah pernyataan kontroversial dari Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang secara terbuka menyatakan bahwa negaranya menargetkan untuk membun

Jul 07, 2026 - 23:16
0 0
Israel Targetkan Bunuh Mojtaba Khamenei, Iran Ancam Beri Tanggapan Keras

Ketegangan antara Israel dan Iran kembali memanas setelah pernyataan kontroversial dari Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang secara terbuka menyatakan bahwa negaranya menargetkan untuk membunuh pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Ancaman ini sontak memicu reaksi keras dari Teheran yang berjanji akan memberikan tanggapan yang menghancurkan.

Menurut laporan yang dihimpun media kami pada Kamis (1/7/2026), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi merespons ancaman tersebut melalui pernyataan resmi yang disampaikan melalui platform media sosial X. Araghchi tidak hanya mengecam keras manuver Israel, tetapi juga melontarkan sindiran pedas kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang dianggap sebagai dalang di balik agresivitas Tel Aviv.

Iran Sebut Israel 'Hewan Peliharaan' AS

Dalam cuitannya, diplomat tinggi Iran itu menggunakan retorika yang sangat tajam. Ia menyebut bahwa Presiden AS Donald Trump telah berkomitmen untuk membungkam apa yang ia istilahkan sebagai 'hewan peliharaan' mereka di Tel Aviv. Metafora ini secara jelas merujuk pada hubungan aliansi strategis antara Amerika Serikat dan Israel yang selama ini menjadi pemicu utama instabilitas di kawasan Timur Tengah.

"Jika mereka mengabaikan majikan mereka, Iran akan memberi mereka pelajaran. Ancaman apa pun terhadap rakyat dan kepemimpinan kami akan dibalas dengan tanggapan keras dan segera," tegas Araghchi.

Pernyataan tersebut menandakan eskalasi serius dalam perang psikologis dan retorika politik antara kedua negara. Target pembunuhan terhadap Mojtaba Khamenei sendiri merupakan isu yang sangat sensitif. Sosok tersebut dikenal sebagai putra dari Pemimpin Tertinggi sebelumnya, Ali Khamenei, dan digadang-gadang sebagai penerus tampuk kekuasaan tertinggi di Republik Islam Iran. Meskipun masih terdapat misteri seputar proses transisi kepemimpinan di internal Iran, ancaman pembunuhan terhadap figur sekelas Khamenei dianggap sebagai deklarasi perang terbuka oleh para analis militer.

Pemerintah Iran, melalui Kementerian Luar Negerinya, menekankan bahwa mereka tidak akan tinggal diam. Ancaman 'pelajaran' yang disampaikan oleh Araghchi mengindikasikan bahwa Iran mungkin tengah mempersiapkan tindakan balasan yang bersifat militer maupun melalui proksi-proksinya di kawasan. Situasi ini semakin memperkeruh hubungan diplomatik yang sudah berada di titik nadir, terutama setelah berbagai insiden sabotase dan serangan siber yang saling dilancarkan oleh kedua negara dalam beberapa tahun terakhir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Israel maupun Gedung Putih terkait cuitan pedas dari Menteri Luar Negeri Iran tersebut. Namun, pengamat hubungan internasional menilai bahwa eskalasi verbal ini berpotensi memicu konfrontasi fisik yang tidak diinginkan jika tidak segera diredakan oleh kekuatan-kekuatan besar dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User