INDONESIA — Bulan Purnama Super Hiasi Langit Masjid, Netizen Berebut Abadikan

BERITATERCEPAT — Fenomena langit dramatis menyapa Indonesia semalam. Bulan purnama super (perige) bertengger tepat di atas kubah masjid, menciptakan lanska

Jul 08, 2026 - 03:42
0 0
INDONESIA — Bulan Purnama Super Hiasi Langit Masjid, Netizen Berebut Abadikan

BERITATERCEPAT — Fenomena langit dramatis menyapa Indonesia semalam. Bulan purnama super (perige) bertengger tepat di atas kubah masjid, menciptakan lanskap spiritual yang langsung melesat sebagai trending topic di jagat maya. Ribuan warganet membagikan bidikan kamera yang menampilkan bulan raksasa kekuningan seolah menyatu dengan siluet menara, memicu banjir komentar haru dan takjub.

Bulan Seukuran Piring Raksasa, Ilusi Optik atau Sinyal Langit?

Penampakan bulan yang luar biasa besar itu bukan sulap. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengonfirmasi bahwa fenomena ini terjadi karena bulan berada di titik perige—jarak terdekat dengan Bumi sepanjang tahun—yakni sekitar 357.000 kilometer. Ketika posisi itu bersinggungan dengan fase purnama, hasilnya supermoon yang tampak 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibandingkan purnama biasa. Namun, efek dramatis di dekat masjid juga diperkuat ilusi bulan (Moon Illusion), yaitu trik otak yang membuat benda langit di dekat cakrawala terlihat jauh lebih raksasa dibanding saat berada di atas kepala.

  • Waktu puncak: Pukul 19.30–21.00 WIB, saat bulan baru terbit di ufuk timur dan melintas dekat bangunan ikonis.
  • Lokasi favorit pemotret: Masjid Istiqlal Jakarta, Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Masjid Agung Jawa Tengah, dan masjid kubah emas Dian Al-Mahri Depok.
  • Respons warganet: Tagar #BulanDiAtasMasjid mengumpulkan lebih dari 800 ribu cuitan dalam semalam. Akun @fotografi_islami menulis, “Seperti lukisan digital, tapi ini nyata. Allah Maha Indah.”
  • Dampak spiritual: Sejumlah masjid menggelar shalat sunah gerhana? Tidak, ini bukan gerhana. Tapi banyak yang mengadakan doa bersama dan memperbanyak istighfar di malam yang dianggap mustajab.

“Pengingat Bahwa Alam Adalah Ayat Tuhan”

“Bulan purnama adalah bagian dari tanda kebesaran Allah. Ketika ia muncul begitu dekat dengan rumah ibadah, ini momen langka untuk merenung dan mempertebal keimanan. Jangan hanya selfie, tapi isi dengan doa,” pesan Ustaz Abdul Somad dalam tayangan langsung Instagram yang ditonton hampir setengah juta orang.

Pendapat senada datang dari astronom amatir komunitas Langit Selatan, Dita Prameswari. Ia menegaskan bahwa meski tidak ada dampak gravitasi ekstrem seperti isu kiamat yang beredar, pasang laut memang sedikit lebih tinggi. “Tapi tidak perlu panik. Nikmati saja sebagai pertunjukan alam yang hanya terjadi dua atau tiga kali setahun,” ujarnya.

Kiat Memotret Bulan-Masjid ala Fotografer Mobile

Bagi yang kecewa hasil jepretannya hanya berupa titik putih, berikut trik singkat yang dibagikan komunitas fotografi:

  • Gunakan mode pro atau manual: turunkan ISO ke 100–200, atur kecepatan rana 1/125 detik, dan fokuskan ke tak terhingga.
  • Cari sudut di mana bulan tepat sejajar dengan kubah atau menara—beri jarak 500–800 meter agar proporsi bulan terlihat besar.
  • Manfaatkan tripod atau sandarkan ponsel ke benda padat untuk menghindari guncangan.
  • Ambil foto saat bulan baru terbit, ketika warnanya masih jingga keemasan dan kontras dengan langit biru tua.

Fenomena serupa diprediksi akan kembali menghiasi langit Indonesia pada 17 September 2025, kali ini bertepatan dengan malam Maulid Nabi, yang berpotensi kembali menyedot perhatian umat Islam dan pemburu foto estetik. Sampai saat itu tiba, foto-foto semalam sudah cukup menjadi bukti bahwa langit tidak pernah kehabisan cara untuk menyentuh hati manusia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User