Heboh Camat di Boyolali Kirim Video Mesum ke Eks Karyawati, Ngaku Salah Kirim

Beritatercepat.com, Boyolali — Seorang pejabat camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boyolali dilaporkan ke Bupati setelah diduga mengirimkan video bermuatan tak senonoh kepada mantan karyawat

Jul 08, 2026 - 04:26
0 0
Heboh Camat di Boyolali Kirim Video Mesum ke Eks Karyawati, Ngaku Salah Kirim

Beritatercepat.com, Boyolali — Seorang pejabat camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boyolali dilaporkan ke Bupati setelah diduga mengirimkan video bermuatan tak senonoh kepada mantan karyawatinya. Kasus ini langsung menghebohkan jagat perpolitikan lokal dan memicu desakan agar Aparatur Sipil Negara yang bersangkutan segera diperiksa oleh inspektorat.

Pelapor yang diidentifikasi dengan inisial A, seorang mantan pegawai toko roti, mengungkapkan kronologi kejadian tersebut kepada awak media. Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, kejadian bermula ketika perempuan itu menerima sebuah kiriman video melalui aplikasi pesan instan di telepon selulernya. Setelah dibuka, isinya ternyata rekaman yang sangat tidak pantas.

“Awalnya saya kerja di toko roti, salah satu investornya itu bapake ini (terlapor),” kata A saat ditemui para wartawan, Selasa (7/7/2026).

Hubungan profesional antara pelapor dan camat inisial tersebut bermula dari usaha toko roti tempat A bekerja. Camat itu diketahui merupakan salah satu penanam modal di usaha kuliner tersebut. A menjelaskan bahwa setelah dirinya berhenti bekerja, komunikasi dengan sang camat sempat terputus hingga tiba-tiba video mesum itu muncul di layar ponselnya.

Sontak, A merasa terkejut dan terlecehkan secara psikologis. Ia langsung menyimpan bukti kiriman itu dan melaporkannya ke Bupati Boyolali dengan harapan ada tindakan tegas terhadap pejabat publik yang seharusnya menjadi panutan masyarakat. Sumber terdekat pelapor menyebutkan bahwa saat dikonfirmasi oleh A, camat tersebut hanya memberikan alasan bahwa pengiriman video itu adalah sebuah kekeliruan alias salah kirim.

Namun penjelasan itu dinilai tidak masuk akal oleh korban. Pasalnya, video yang dikirimkan berdurasi cukup panjang dan diduga bukan konten yang mungkin tersimpan secara tidak sengaja di galeri ponsel seorang pejabat pemerintah. “Kalau memang salah kirim, kenapa bisa ada video seperti itu di ponselnya? Dan kenapa justru dikirim ke kontak saya yang notabene mantan pegawai investasinya?” ujar A dalam keterangannya.

Pemerintah Kabupaten Boyolali hingga berita ini diturunkan belum memberikan pernyataan resmi. Namun informasi yang dihimpun media kami menyebutkan bahwa Bupati telah menerima laporan dan akan segera memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi. Langkah ini penting mengingat seorang camat adalah kepanjangan tangan bupati di tingkat kecamatan, sehingga perilaku personalnya dapat merusak kredibilitas institusi.

Aparatur Sipil Negara memiliki kode etik yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, termasuk larangan melakukan perbuatan asusila yang mencemarkan institusi. Jika terbukti bersalah, camat tersebut dapat dijatuhi sanksi mulai dari disiplin sedang hingga berat, tergantung hasil pemeriksaan oleh Badan Kepegawaian Daerah dan Inspektorat Kabupaten.

Kasus ini menjadi perbincangan hangat warga Boyolali, terutama di wilayah kecamatan sang camat bertugas. Banyak yang menyayangkan perilaku oknum pejabat yang seharusnya menjadi teladan di masyarakat. Beberapa organisasi masyarakat sipil juga mendesak supaya proses pemeriksaan dilakukan secara transparan tanpa ada upaya proteksi karena jabatan struktural yang disandang terlapor.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User