Gus Ipul Apresiasi Lonjakan Percaya Diri Siswa Sekolah Rakyat

LOMBOK BARAT – Kabar menggembirakan datang dari Sekolah Rakyat di Lombok Barat. Hanya dalam hitungan bulan, para siswa menunjukkan perubahan positif yang mengejutkan. Rasa percaya diri yang sebelumn...

Jul 12, 2026 - 21:23
0 0
Gus Ipul Apresiasi Lonjakan Percaya Diri Siswa Sekolah Rakyat

LOMBOK BARAT – Kabar menggembirakan datang dari Sekolah Rakyat di Lombok Barat. Hanya dalam hitungan bulan, para siswa menunjukkan perubahan positif yang mengejutkan. Rasa percaya diri yang sebelumnya redup kini menyala terang—mereka tak lagi ragu menyuarakan cita-cita. Bahkan, sebagian siswa sudah berani bermimpi menjadi dokter, guru, hingga insinyur.

Percaya Diri Meroket

Berdasarkan pemantauan para pendidik, peningkatan paling mencolok terjadi pada aspek mental. Sebelum masuk Sekolah Rakyat, banyak anak yang pendiam, enggan berinteraksi, dan cenderung menutup diri. Kini, mereka aktif bertanya, berdiskusi, dan mampu mempresentasikan gagasan di depan kelas. Skor kepercayaan diri naik dua kali lipat dibandingkan asesmen awal. Pendekatan belajar berbasis proyek dan pendampingan personal dinilai menjadi kunci. Setiap siswa didorong menemukan potensi diri tanpa tekanan, sehingga keberanian itu tumbuh alami.

Dari Ragu ke Bercita-cita

Transformasi lain yang tak kalah penting adalah keberanian menetapkan cita-cita. Jika dulu mereka hanya menjawab “ikut orang tua” saat ditanya masa depan, sekarang jawaban mereka spesifik dan penuh keyakinan. Seorang siswi kelas 6, misalnya, dengan lantang menyatakan ingin menjadi arsitek agar bisa membangun rumah layak di kampungnya. Survei internal sekolah menyebut 87 persen siswa kini memiliki rencana karier konkret, melonjak dari hanya 32 persen saat pertama kali mendaftar. Angka itu menjadi bukti nyata bahwa lingkungan belajar yang suportif bisa mengubah pola pikir anak.

Apresiasi Gus Ipul

Melihat progres tersebut, tokoh masyarakat yang akrab disapa Gus Ipul menyampaikan sambutan hangat. Ia menyebut perubahan ini sebagai “buah dari kerja keras dan doa yang tak pernah putus.” Dalam kunjungan singkatnya ke sekolah, Gus Ipul menekankan pentingnya menjaga momentum. “Anak-anak ini adalah aset bangsa. Sekolah Rakyat telah membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk bermimpi besar,” ujarnya. Ia juga mendorong agar model pendidikan serupa direplikasi di daerah lain, mengingat hasil yang dicapai melampaui ekspektasi awal.

Metode Pendidikan yang Membumi

Sekolah Rakyat mengusung kurikulum yang menyelaraskan keterampilan akademik dan karakter. Tidak hanya membaca dan berhitung, siswa juga dibekali pelatihan kepemimpinan dan keterampilan komunikasi. Rasio guru-siswa dijaga rendah agar setiap anak mendapat perhatian penuh. Hasilnya, kasus putus sekolah menurun drastis, sementara kehadiran siswa stabil di atas 96 persen. Dukungan orang tua pun mengalir deras; banyak dari mereka yang sekarang aktif menghadiri sesi parenting yang diadakan pihak sekolah.

Prestasi ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan inklusif di Nusa Tenggara Barat. Sekolah Rakyat tidak sekadar mencetak lulusan melek huruf, tetapi juga pribadi-pribadi tangguh yang siap menghadapi masa depan. Perkembangan terbaru akan terus diperbarui seiring program pengembangan sekolah yang berkelanjutan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User