Kondisi Terkini Wali Kota Bandung Farhan Usai Dilarikan ke RS
BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendadak dilarikan ke rumah sakit pada Kamis sore. Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain langsung memberikan keterangan resmi mengenai kondis...
BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendadak dilarikan ke rumah sakit pada Kamis sore. Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain langsung memberikan keterangan resmi mengenai kondisi terkini orang nomor satu di Kota Bandung itu.
Kondisi Sadar dan Stabil
Iskandar menegaskan bahwa Farhan dalam keadaan sadar penuh dan kondisi vitalnya stabil. “Beliau hanya mengalami kelelahan akut setelah menjalani rangkaian agenda padat sejak pagi. Tekanan darah sempat melonjak, tetapi setelah mendapatkan penanganan cepat dari tim medis, kini parameternya sudah kembali normal,” ungkap Iskandar di Pendopo Kota Bandung, Jumat pagi.
Farhan saat ini dirawat di ruang observasi intensif Rumah Sakit Hasan Sadikin. Ia menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan seperti elektrokardiogram dan tes darah lengkap untuk memastikan tidak ada komplikasi lain. Pihak rumah sakit memperkirakan wali kota membutuhkan istirahat total selama dua hingga tiga hari ke depan.
Fakta Cepat
- Kejadian: Farhan mengeluh pusing hebat saat memimpin rapat evaluasi banjir di Balai Kota.
- Waktu: Dibawa ke IGD RS Hasan Sadikin pukul 16.20 WIB.
- Diagnosis awal: Hipertensi esensial grade 1 disertai fatigue berat.
- Penanganan: Mendapat obat antihipertensi intravena dan infus elektrolit.
- Kondisi terakhir: Sadar, bisa berkomunikasi, tekanan darah 130/85 mmHg.
- Tindak lanjut: Diobservasi 48 jam, tirah baring total.
- Pelimpahan tugas: Wakil Wali Kota sementara mengambil alih kendali pemerintahan.
Kronologi Mendadak
Insiden bermula saat Farhan memimpin rapat penanggulangan banjir yang telah berlangsung hampir tiga jam. Saksi mata di ruang rapat menyebutkan Farhan tiba-tiba memegang kepala dan meminta jeda. “Beliau kelihatan pucat dan berkeringat dingin. Setelah minum air, beliau mencoba melanjutkan, tapi kemudian menyatakan tidak kuat dan langsung dipapah oleh ajudan,” kata seorang pejabat yang hadir.
Mobil dinas wali kota langsung meluncur ke RS Hasan Sadikin yang hanya berjarak dua kilometer. Dalam perjalanan, tim protokol menghubungi pihak rumah sakit sehingga begitu tiba, Farhan segera ditangani oleh dokter spesialis jantung dan penyakit dalam.
Agenda Ditiadakan, Masyarakat Diimbau Tenang
Seluruh agenda wali kota dalam tiga hari ke depan resmi ditunda. Sekretariat Daerah telah mengeluarkan surat pembatalan untuk kegiatan peresmian flyover, rapat paripurna DPRD, dan audiensi dengan komunitas wirausaha muda. Iskandar meminta seluruh perangkat daerah tetap bekerja normal dan memastikan pelayanan publik tidak terganggu.
“Kami memohon doa dari seluruh warga Kota Bandung agar Pak Wali segera pulih. Pemerintahan tetap berjalan, tidak ada situasi darurat yang perlu dikhawatirkan,” tutup Iskandar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga Farhan sudah mendampingi di rumah sakit. Belum ada pernyataan resmi dari keluarga mengenai kemungkinan cuti panjang atau penanganan lebih lanjut.
Baca juga:
Comments (0)