Gunung Karangetang Sulut Erupsi, Semburkan Lava Pijar

MANADO — Gunung Karangetang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, kembali mengeluarkan erupsi dahsyat pada Minggu dini hari (12/7/2026). Lontaran material pijar dan lava pijar terpant...

Jul 13, 2026 - 03:34
0 0
Gunung Karangetang Sulut Erupsi, Semburkan Lava Pijar

MANADO — Gunung Karangetang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, kembali mengeluarkan erupsi dahsyat pada Minggu dini hari (12/7/2026). Lontaran material pijar dan lava pijar terpantau meluncur di sepanjang lereng selatan.

Kronologi Erupsi dan Dampak Awal

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang, letusan dimulai pukul 01.30 WITA. Kolom abu vulkanik membubung setinggi 800 meter di atas puncak kawah. Lontaran batu dan lava pijar mencapai jarak luncur hingga 1,5 kilometer ke arah Kali Batuawang dan Kali Kahetang. Hujan material panas itu memicu kebakaran semak dan vegetasi di lereng gunung.

Petugas PGA, Jonly L., menuturkan bahwa titik api masih terpantau hingga petang hari. “Kami mengimbau warga tetap tenang tetapi tidak memasuki radius bahaya tiga kilometer dari kawah utama. Aktivitas kegempaan berupa tremor menerus masih fluktuatif,” ujarnya.

Status Siaga Dipertahankan

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menegaskan status Gunung Karangetang tetap pada Level II (Siaga). Keputusan ini diambil meskipun intensitas erupsi tergolong tinggi. Amplitudo tremor dominan tercatat 15 mm dengan potensi peningkatan sewaktu-waktu.

“Kami terus mengevaluasi data kegempaan. Jika terjadi eskalasi signifikan, status akan kami tinjau dalam 24 jam,” kata Kepala PVMBG melalui keterangan tertulis. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan bangunan.

Imbauan Resmi dan Langkah Mitigasi

Warga di lereng selatan dan tenggara diminta mewaspadai ancaman awan panas guguran serta lahar dingin, terutama saat curah hujan tinggi. Material vulkanik yang menumpuk di puncak rawan luruh dan mengalir melalui lembah sungai. Tim BPBD Kabupaten Sitaro telah mendistribusikan masker ke desa-desa terdekat untuk mengurangi dampak abu vulkanik.

“Posko siaga didirikan di Kantor Camat Siau Timur. Kami siapkan jalur evakuasi apabila kondisi memburuk,” tambah Jonly.

Profil Gunung dan Riwayat Aktivitas

Gunung bertipe strato setinggi 1.784 mdpl ini termasuk salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Sejak 1675, Karangetang telah meletus lebih dari 50 kali dengan karakter efusif dan eksplosif berseling. Kubah lava tumbuh di Kawah Utara dan Kawah Selatan, memicu potensi guguran dan awan panas.

Erupsi terbaru sebelum kejadian ini tercatat pada Maret 2026, saat guguran lava menghasilkan awan panas sejauh dua kilometer. Saat itu status sempat naik ke Level III sebelum kembali ke Level II.

PVMBG melarang seluruh aktivitas pendakian dan meminta maskapai penerbangan mengalihkan rute di bawah ketinggian 15.000 kaki untuk menghindari abu vulkanik. Masyarakat diimbau hanya merujuk pada informasi resmi PVMBG dan BPBD.

Pemantauan visual dan instrumental berlanjut 24 jam. Gunung yang dijuluki “Si Penjaga Api Abadi” itu masih menyimpan potensi erupsi susulan. Kewaspadaan penuh diperlukan hingga status diturunkan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User