Gelombang Pemecatan Massal di BGN: 261 Pegawai Dipecat, Puluhan Tenaga Ahli Terdampak

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembersihan internal secara masif. Kepala BGN Sudaryono baru saja mengonfirmasi pemecatan 261 pegawai non-ASN yang dinilai melanggar aturan organisasi. ...

Jul 28, 2026 - 02:40
0 0
Gelombang Pemecatan Massal di BGN: 261 Pegawai Dipecat, Puluhan Tenaga Ahli Terdampak

JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pembersihan internal secara masif. Kepala BGN Sudaryono baru saja mengonfirmasi pemecatan 261 pegawai non-ASN yang dinilai melanggar aturan organisasi. Langkah tegas ini mencakup 37 tenaga ahli yang selama ini menduduki posisi strategis di lembaga tersebut.

Kronologi dan Alasan Pemecatan

Keputusan drastis ini diumumkan langsung oleh Sudaryono dalam konferensi pers yang digelar sore tadi di kantor pusat BGN. Menurut keterangan resmi, para pegawai yang dipecat terbukti melakukan berbagai pelanggaran disiplin dan etika kerja. Pelanggaran tersebut meliputi absensi fiktif, penyalahgunaan wewenang, hingga ketidakpatuhan terhadap kode etik pegawai pemerintah.

Yang mengejutkan, dari total 261 pegawai yang dipecat, sebanyak 37 orang merupakan tenaga ahli. Mereka adalah para profesional yang direkrut untuk memberikan masukan teknis terkait program-program gizi nasional. Kehilangan puluhan tenaga ahli ini dipastikan akan mempengaruhi dinamika kerja internal BGN dalam jangka pendek.

Respons Internal dan Langkah Antisipasi

Sumber internal yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa suasana di kantor BGN siang tadi sangat tegang. Banyak pegawai yang tiba-tiba diminta mengosongkan meja kerja dan menyerahkan aset kantor. Proses evakuasi personalia ini berlangsung cepat dan diawasi langsung oleh tim pengawas internal.

"Kami tidak mentoleransi segala bentuk penyimpangan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjadikan BGN lembaga yang bersih dan profesional," tegas Sudaryono dalam pernyataannya. Ia menambahkan bahwa keputusan ini sudah melalui proses verifikasi dan pertimbangan matang selama beberapa pekan terakhir.

Dampak dan Rencana Reorganisasi

Pemecatan massal ini meninggalkan kekosongan signifikan di sejumlah unit kerja. BGN saat ini sedang mempercepat proses rekrutmen untuk mengisi posisi-posisi yang ditinggalkan. Namun, untuk posisi tenaga ahli, proses penggantian diperkirakan akan memakan waktu lebih lama mengingat perlunya keahlian spesifik di bidang gizi, kesehatan masyarakat, dan kebijakan pangan.

Pengamat kebijakan publik menilai langkah ini sebagai sinyal kuat bahwa BGN serius dalam melakukan reformasi birokrasi internal. Namun, mereka juga mengingatkan agar proses transisi dikelola dengan hati-hati agar tidak mengganggu program-program prioritas nasional yang sedang berjalan. "Ini momentum yang tepat untuk membangun ulang kultur kerja yang lebih akuntabel," ujar seorang pengamat yang dihubungi terpisah.

BGN menegaskan bahwa pelayanan publik dan program strategis tidak akan terganggu. Tim manajemen telah menyiapkan skenario transisi darurat untuk memastikan kelangsungan operasional. Para pegawai yang tersisa diminta untuk tetap fokus pada tugas utama mereka sambil menunggu arahan lebih lanjut terkait restrukturisasi organisasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User