GEGER! Ular Sanca Raksasa Ditemukan di Kamar Mandi Warga Bogor
BARU SAJA — Seekor ular sanca kembang menggemparkan permukiman padat di Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jumat pagi (11/7/2026). Reptil berdiameter hampir 15 sentimeter itu ditemukan melingkar di sudut...
BARU SAJA — Seekor ular sanca kembang menggemparkan permukiman padat di Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jumat pagi (11/7/2026). Reptil berdiameter hampir 15 sentimeter itu ditemukan melingkar di sudut kamar mandi salah satu rumah warga. Panik langsung menyebar, beruntung petugas pemadam kebakaran tiba kurang dari 10 menit setelah laporan masuk.
Kronologi Singkat
- Warga mendengar suara gemerisik mencurigakan dari kamar mandi sekitar pukul 07.15 WIB.
- Saat diperiksa, pemilik rumah melihat ekor tebal menjuntai dari balik toilet jongkok.
- Terduga ular sanca kembang panjang 2,5 meter segera dilaporkan ke pos damkar terdekat via RT setempat.
- Petugas tiba pukul 07.25 WIB dan langsung melakukan evakuasi tanpa alat berat.
- Proses penangkapan hanya memakan waktu lima menit; ular diamankan dalam karung.
Respons Cepat Damkar
Komandan Regu Penyelamatan Damkar Kabupaten Bogor mengonfirmasi pihaknya menerima telepon darurat dari Ketua RW 04 Tajurhalang. “Kami langsung kirimkan satu unit rescue dengan tiga personel terlatih. Kondisi ular masih tenang, sehingga evakuasi berlangsung cepat,” ujarnya di lokasi.
Petugas menggunakan catching stick sederhana untuk menjepit leher ular, lalu mengamankan ke karung kanvas. Tidak ada perlawanan berarti, menandakan reptil itu kemungkinan baru saja masuk dan masih kedinginan.
Kondisi Terkini
Ular saat ini telah dibawa ke Mako Damkar untuk observasi sebelum dilepasliarkan di habitat aman. “Kami koordinasi dengan BKSDA untuk penanganan lebih lanjut. Sanca kembang adalah satwa dilindungi, jadi tidak bisa sembarangan,” imbuh komandan.
Warga sekitar mengaku masih trauma. “Saya langsung lari keluar, takut sama ular. Ini pertama kali ada ular sebesar itu masuk rumah,” kata saksi mata yang rumahnya hanya berjarak dua pintu dari lokasi.
Fakta Kunci
- Jenis: Sanca kembang (Malayopython reticulatus) dengan panjang diperkirakan 2–2,5 meter.
- Lokasi: Perumahan BTN Tajurhalang, Blok Melati, Kabupaten Bogor.
- Waktu: Jumat, 11 Juli 2026, pagi hari.
- Durasi evakuasi: 5 menit dari sejak petugas masuk ke rumah.
- Kondisi rumah: Kamar mandi semi-terbuka, diduga ular masuk dari ventilasi belakang.
Imbauan Damkar
Petugas meminta masyarakat tetap waspada dan tidak panik jika menemukan satwa liar. “Jangan coba-coba menangani sendiri. Langsung hubungi 112 atau pos damkar terdekat. Jaga pintu dan ventilasi rumah tetap tertutup rapat, khususnya di malam dan pagi hari,” tegas komandan regu.
Insiden ini menjadi yang kedua dalam musim kemarau ini. Dua minggu sebelumnya, regu yang sama mengevakuasi biawak berukuran 1 meter dari sekolah dasar di Gunung Sindur. “Musim kemarau bikin reptil mencari tempat lembap dan sejuk, rumah warga jadi target,” jelasnya.
Tim rescue sudah melakukan sosialisasi singkat ke ketua RT setempat. Mereka juga membagikan nomor darurat serta brosur cara pencegahan masuknya satwa liar ke permukiman. Warga diimbau memangkas ranting pohon yang menjuntai ke atap dan menutup lubang saluran air.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Perumahan Tajurhalang sudah kondusif. Pihak kecamatan berjanji akan memasang rambu peringatan di gang sempit serta mengaktifkan sistem jaga malam untuk mengantisipasi kemunculan satwa liar lain.
Comments (0)