Jasa Marga Terapkan Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

BREAKING NEWS — PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama PT Pertamina (Persero) resmi memulai implementasi bahan bakar Biosolar B50 di Rest Area Kilometer 57 A ruas tol Jakarta-Cikampek, tepat pukul 09.0...

Jul 12, 2026 - 03:16
0 0
Jasa Marga Terapkan Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

BREAKING NEWS — PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama PT Pertamina (Persero) resmi memulai implementasi bahan bakar Biosolar B50 di Rest Area Kilometer 57 A ruas tol Jakarta-Cikampek, tepat pukul 09.00 WIB pagi ini. Langkah ini menjadi tonggak percepatan penggunaan energi terbarukan pada infrastruktur jalan tol nasional.

Dengan mengusung semangat transportasi berkelanjutan, Jasa Marga menjadi BUMN jalan tol pertama yang menyediakan B50 secara terbuka bagi para pengguna jalan. B50 merupakan campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit dengan 50 persen solar konvensional, yang diklaim mampu menekan emisi karbon hingga 40 persen.

Kolaborasi Strategis Jasa Marga dan Pertamina

Direktur Utama Jasa Marga, dalam sambutannya, menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan peta jalan energi nasional. “Kami tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menghadirkan layanan energi yang adaptif terhadap perubahan iklim. Rest area bukan lagi sekadar tempat istirahat, melainkan etalase teknologi hijau,” ujarnya. Pertamina menyediakan dua dispenser khusus B50 yang telah terintegrasi dengan sistem pemantauan kualitas digital.

Sebelum peluncuran, telah dilakukan uji performa terhadap 30 unit kendaraan niaga dan pribadi selama dua pekan. Hasil pengujian menunjukkan tidak ada kendala signifikan pada sistem injeksi mesin, sementara efisiensi pembakaran justru meningkat 7 persen dibandingkan B35. Fakta ini membantah keraguan sejumlah pihak terkait keandalan B50 untuk mesin modern.

Antusiasme Pengemudi dan Target Perluasan

Pantauan di lapangan, sejumlah pengemudi truk logistik menyambut antusias. “Tenaga tetap terasa optimal, tapi asap hitam jauh berkurang. Apalagi harganya lebih murah, tentu menguntungkan,” ungkap Slamet, sopir ekspedisi rute Cikarang–Surabaya. Hingga pukul 13.00, tercatat 187 kendaraan telah mengisi B50 di rest area tersebut.

Jasa Marga menargetkan perluasan fasilitas serupa ke 12 rest area strategis di Trans-Jawa pada akhir tahun 2026. Rest area KM 57A sendiri diproyeksikan menjadi percontohan penuh dengan rencana tambahan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan panel surya atap. Sementara itu, Pertamina memastikan pasokan B50 tidak akan terhambat, didukung oleh peningkatan kapasitas kilang di Dumai dan Plaju.

Dampak Positif bagi Lingkungan dan Ekonomi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyambut baik inisiatif ini. Dengan volume konsumsi solar di sektor transportasi darat yang mencapai 18 juta kiloliter per tahun, substitusi 50 persen oleh biodiesel akan mengurangi impor solar secara drastis. Secara kumulatif, program B50 di rest area Jasa Marga saja ditaksir mampu menekan emisi CO₂ sebesar 240 ton per tahun.

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu menggunakan B50. Seluruh unit dispenser telah dilengkapi label informasi dan petugas siap memberikan edukasi singkat. Ke depan, Jasa Marga dan Pertamina berencana meluncurkan program loyalitas “Green Miles” yang memberikan insentif bagi pengguna rutin bahan bakar nabati. Implementasi B50 di KM 57A ini menegaskan komitmen Indonesia memimpin transisi energi bersih di kawasan ASEAN.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User