Fadli Zon Resmi Sandang Gelar Adat Muna Sangia Tilano Lia Metaduno

BREAKING — Menteri Kebudayaan Fadli Zon baru saja dianugerahi gelar kehormatan tertinggi masyarakat adat Muna, Sangia Tilano Lia Metaduno, dalam sebuah upacara sakral yang digelar di Kabupaten Muna,...

Jul 12, 2026 - 08:37
0 0
Fadli Zon Resmi Sandang Gelar Adat Muna Sangia Tilano Lia Metaduno

BREAKING — Menteri Kebudayaan Fadli Zon baru saja dianugerahi gelar kehormatan tertinggi masyarakat adat Muna, Sangia Tilano Lia Metaduno, dalam sebuah upacara sakral yang digelar di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Sabtu siang. Gelar ini menempatkan Fadli Zon sebagai pemimpin budaya yang diakui sekaligus penjaga tradisi leluhur Muna di tingkat nasional.

Berdasarkan pantauan di lokasi, prosesi berlangsung khidmat dengan iringan tabuhan gendang tradisional dan tarian adat. Para tetua Dewan Adat Muna yang dipimpin oleh La Ode Muhammad Syukur secara langsung menyematkan atribut adat berupa siga (mahkota) dan selendang tenun khas Muna kepada Fadli Zon. Sekretaris Dewan Adat menyatakan gelar ini baru tiga kali diberikan dalam satu abad, hanya kepada tokoh nasional yang dianggap berjasa dalam pemajuan kebudayaan.

Makna Mendalam Sangia Tilano Lia Metaduno

Dalam bahasa Muna, Sangia Tilano Lia Metaduno secara harfiah berarti “Tuan Pelita Hati Rakyat”. Gelar ini menyimbolkan cahaya, kebijaksanaan, dan kepemimpinan yang melindungi warisan spiritual masyarakat Muna. Fadli Zon dinilai telah memperkuat fondasi kebudayaan nasional melalui regulasi dan diplomasi budaya yang konsisten.

“Ini kehormatan luar biasa. Bukan untuk saya pribadi, tapi untuk komitmen kita semua merawat hulu kekayaan Indonesia,” ujar Fadli Zon singkat seusai seremoni. Ia menambahkan, pengakuan dari akar rumput tradisi memberi energi baru bagi Kementerian Kebudayaan untuk memperjuangkan ekosistem budaya yang berkelanjutan.

Upacara juga diwarnai pemberian tanah adat seluas 2,5 hektare sebagai simbol tanggung jawab spiritual. Fadli Zon berjanji lahan itu akan dikembangkan menjadi pusat studi dan konservasi budaya Muna yang terbuka untuk peneliti global.

Dampak Langsung bagi Pelestarian

Penganugerahan ini disambut ribuan warga yang memadati pelataran istana adat. Gubernur Sulawesi Tenggara, dalam sambutannya, menegaskan bahwa langkah Menbud ini akan memicu percepatan inventarisasi warisan takbenda Muna, termasuk tenun, bahasa, dan sistem pertanian tradisional yang kini berstatus rentan.

Dewan Adat mengungkapkan, pengusulan gelar sudah melalui musyawarah selama enam bulan. Kriteria utamanya: tokoh nasional yang telah membuktikan kerja nyata di lapangan, bukan sekadar simbol. Fadli Zon dimlai layak setelah kunjungan kerjanya ke Muna pada 2024 yang langsung menetapkan tiga situs budaya sebagai cagar nasional.

Hingga berita ini diturunkan, Fadli Zon masih berada di Muna untuk memimpin rapat terbatas bersama para pemangku adat se-Sulawesi Tenggara, membahas cetak biru pengarusutamaan budaya daerah dalam kurikulum muatan lokal nasional.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User