Fadli Zon: Kepemimpinan Soeharto Layak Jadi Bahan Pembelajaran Generasi Kini

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyatakan bahwa gaya dan karakter kepemimpinan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, sangat relevan untuk dijadikan materi pembelajaran bagi generasi muda

Jul 06, 2026 - 13:55
0 0
Fadli Zon: Kepemimpinan Soeharto Layak Jadi Bahan Pembelajaran Generasi Kini

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyatakan bahwa gaya dan karakter kepemimpinan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, sangat relevan untuk dijadikan materi pembelajaran bagi generasi muda saat ini. Penilaian tersebut disampaikannya dalam sebuah forum diskusi nasional yang membahas rekam jejak sang Jenderal Besar.

Dalam pemaparannya, Fadli Zon menekankan bahwa salah satu fondasi utama yang membuat kepemimpinan Soeharto patut diteladani adalah kemampuannya dalam membaca situasi riil di lapangan. Ia menilai, almarhum bukanlah tipe pemimpin yang hanya berkutat pada teori, melainkan seorang negarawan yang memahami denyut nadi rakyatnya.

"Saya kira, jika kita bicara tentang kepemimpinan Pak Harto, sejumlah karakter yang layak menjadi bahan pembelajaran bagi generasi masa kini. Kalau saya lihat, kepemimpinan Pak Harto itu, pertama, berpijak pada fakta dan realitas masyarakat," ujar Fadli Zon.

Warisan Situasi Sulit

Lebih lanjut, Fadli Zon menyoroti bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil Soeharto pada masa itu sangat kontekstual dengan kondisi krisis multidimensi yang tengah melanda negeri. Menurut laporan yang dihimpun media kami, konteks sejarah saat Soeharto mulai memegang tampuk kekuasaan memang dipenuhi dengan ketidakstabilan di berbagai sektor.

Fadli Zon menggambarkan betapa beratnya tantangan yang dihadapi pada periode transisi tersebut. Ia menuturkan bahwa kondisi negara ketika itu berada di titik nadir, dengan kerusakan ekonomi yang begitu parah hingga menyentuh sendi-sendi kehidupan paling dasar masyarakat, seperti akses terhadap pangan.

"Apalagi fakta dan realitas masyarakat ketika itu sangat amburadul, ya. Pak Harto mewarisi satu keadaan yang sangat kacau dari rezim sebelumnya. Ekonomi hancur, inflasi sekitar 600 persen lebih, pertumbuhan minus, orang tidak bisa makan," tegasnya dalam Seminar Nasional Kepemimpinan Jenderal Besar HM Soeharto di Universitas Trilogi, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026).

Dengan menempatkan kondisi objektif tersebut sebagai pijakan, Fadli Zon berpendapat bahwa kepemimpinan Soeharto menunjukkan bagaimana sebuah pendekatan yang realistik dapat membawa negeri keluar dari jurang keterpurukan. Ia berharap agar pelajaran berharga dari era tersebut tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga menginspirasi pola kepemimpinan pragmatis dan solutif di tengah dinamika zaman yang terus berubah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User