DTKJ Usulkan Skema Tarif Langganan TransJakarta, Diklaim Lebih Hemat untuk Pekerja Harian

Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengajukan usulan skema tarif baru TransJakarta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Usulan ini mencakup sistem berlangganan yang dinilai lebih ekonomis, khu

Jul 08, 2026 - 18:12
0 0
DTKJ Usulkan Skema Tarif Langganan TransJakarta, Diklaim Lebih Hemat untuk Pekerja Harian

Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengajukan usulan skema tarif baru TransJakarta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Usulan ini mencakup sistem berlangganan yang dinilai lebih ekonomis, khususnya bagi warga yang menggunakan transportasi publik setiap hari untuk bekerja.

Ketua DTKJ, Sugihardjo, menyampaikan bahwa konsep tarif berlangganan ini terinspirasi dari praktik yang telah lazim diterapkan di berbagai negara maju. Menurutnya, pendekatan ini terbukti efektif dalam mendorong masyarakat beralih dan lebih rutin memanfaatkan transportasi umum.

Kami mendorong tarif langganan. Di luar negeri banyak yang menggunakan sistem langganan. Konsep ini diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pengguna sekaligus memberikan kepastian biaya transportasi bagi para pekerja harian.

Skema yang dirancang oleh DTKJ ini menawarkan beberapa pilihan periode langganan yang fleksibel. Rencananya, masyarakat dapat memilih paket mingguan, dua mingguan, hingga bulanan sesuai dengan kebutuhan mobilitas mereka. Dengan adanya opsi ini, pengguna tidak perlu lagi repot melakukan transaksi pembayaran setiap kali naik bus TransJakarta.

Lebih lanjut, Sugihardjo menjelaskan bahwa sistem berlangganan ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga perhitungan ekonomi. Bagi pekerja yang bergantung pada TransJakarta setiap hari, tarif langganan diproyeksikan mampu menekan pengeluaran bulanan untuk transportasi secara signifikan dibandingkan dengan pembayaran tarif normal per perjalanan.

Usulan ini disambut sebagai angin segar dalam upaya reformasi sistem pembayaran transportasi publik Ibu Kota. DTKJ meyakini, selain meringankan beban pengguna setia, skema ini dapat menjadi katalis untuk meningkatkan okupansi bus dan mengurangi kemacetan dengan menarik lebih banyak pengguna kendaraan pribadi. Laporan dari media kami akan terus memantau perkembangan pembahasan usulan ini di tingkat pemerintah provinsi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User