DPR Zainul Munasichin Tinjau Layanan Kesehatan di Karimun
KARIMUN, KEPRI — Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Zainul Munasichin, melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Karimun, Kepulauan
KARIMUN, KEPRI — Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Zainul Munasichin, melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, untuk meninjau langsung kualitas layanan kesehatan dan program jaminan sosial di wilayah kepulauan tersebut. Kunjungan ini menyoroti tantangan akses kesehatan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau kecil, serta kesiapan fasilitas dan tenaga medis setempat.
Menyisir Puskesmas dan Rumah Sakit
Zainul mendatangi Puskesmas Tanjung Balai Karimun dan RSUD Muhammad Sani. Ia berdialog dengan dokter, perawat, serta pasien untuk mendengar kendala nyata di lapangan. Di antaranya: kurangnya dokter spesialis, terbatasnya alat diagnostik, dan sulitnya evakuasi medis antarpulau saat cuaca buruk.
"Saya melihat sendiri bagaimana perawat harus merangkap tugas karena kekurangan SDM. Ini menjadi catatan penting bagi kami di Komisi IX untuk mendorong pemenuhan tenaga kesehatan di daerah kepulauan," kata Zainul.
Sorotan pada BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
Selain infrastruktur fisik, Zainul menyoroti cakupan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di Karimun. Data dari Dinas Kesehatan setempat menunjukkan bahwa kepesertaan BPJS Kesehatan sudah mencapai 85%, tetapi masih ada warga di pulau-pulau terluar yang belum terdaftar karena kesulitan administrasi dan jaringan internet. Zainul mendorong BPJS Kesehatan membuka layanan jemput bola di pulau-pulau kecil.
- Target: 95% cakupan UHC di 2027
- Kendala: Sinyal internet tidak stabil untuk pendaftaran daring
- Tenaga kesehatan: 35 dokter umum, 7 dokter spesialis untuk 270.000 penduduk
Janji Dorong Anggaran dan Regulasi
Sebagai tindak lanjut, Zainul berjanji akan membawa temuan ini ke rapat kerja Komisi IX dengan Kementerian Kesehatan dan BPJS. Ia menekankan perlunya alokasi anggaran berbasis kesulitan geografis, bukan hanya jumlah penduduk. "Karimun ini pintu gerbang Indonesia, layanan kesehatannya harus sekuat posisi strategisnya," tegasnya.
Respons Pemerintah Daerah
Bupati Karimun, Iskandar Zulkarnain, menyambut baik kunjungan Zainul. Ia mengakui bahwa keterbatasan akses kesehatan di pulau-pulau kecil menjadi momok setiap musim angin utara. "Kami berharap ada insentif khusus bagi dokter yang mau bertugas di daerah terpencil dan pembangunan rumah sakit pratama di Pulau Kundur," ujarnya. Diskusi berakhir dengan komitmen bersama untuk menyusun masterplan kesehatan kepulauan yang terintegrasi.
[TAGS]: DPR Komisi IX, Zainul Munasichin, Karimun, BPJS Kesehatan, akses layanan kesehatan [SOCIAL_TWEET]: Anggota Komisi IX DPR Zainul Munasichin soroti keterbatasan tenaga kesehatan di Karimun. Janji bawa temuan ini ke rapat dengan Kemenkes. #DPR #Karimun #LayananKesehatan [SOCIAL_FB]: Seberapa jauh akses kesehatan di pulau-pulau kecil? Zainul Munasichin turun langsung ke Karimun dan menemukan fakta mengejutkan. Ini catatan penting yang akan dibawa ke Senayan. [SOCIAL_TG]: 🏥 Zainul Munasichin (Komisi IX DPR) blusukan ke Karimun: dokter spesialis langka, perawat rangkap tugas, sinyal internet hambat pendaftaran BPJS. Janji dorong anggaran khusus wilayah kepulauan. [SOCIAL_THREADS]: Pulau-pulau kecil di Karimun masih berjuang untuk akses kesehatan yang layak. Kunjungan anggota DPR ini mengungkap realita: dokter spesialis cuma 7 untuk 270ribu jiwa. Semoga nggak cuma jadi berita, ya.
Comments (0)