Dokkes Polri Berikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin
RAJEG – Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang bergerak cepat memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga Kecamatan Rajeg yang terdampak paparan as
RAJEG – Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang bergerak cepat memberikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga Kecamatan Rajeg yang terdampak paparan asap kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang. Layanan kesehatan ini difokuskan untuk mengantisipasi dampak buruk kualitas udara terhadap masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.
Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan respons cepat terhadap kondisi darurat yang dirasakan warga di sejumlah wilayah sekitar TPA Jatiwaringin. Sebaran asap yang meluas dari lokasi kebakaran telah memicu keluhan kesehatan, seperti iritasi saluran pernapasan, mata perih, dan pusing.
“Layanan kesehatan diberikan sebagai respons cepat terhadap dampak sebaran asap kebakaran yang dirasakan warga di sejumlah wilayah sekitar TPA Jatiwaringin,” ujar Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah di Tangerang, seperti dikutip dari laporan Antara yang diterima media kami, Sabtu (4/7/2026).
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, tim Dokkes dari unit Polresta Tangerang telah membuka layanan bakti kesehatan sejak Jumat (3/7) sore. Kegiatan ini dipusatkan di lokasi pengungsian yang berada di Kampung Jungkel, Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, yang menjadi salah satu titik penampungan warga terdampak.
Dalam kegiatan tersebut, petugas medis melakukan pemeriksaan tekanan darah, pengecekan saturasi oksigen, serta konsultasi kesehatan gratis bagi warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan. Tim Dokkes juga membagikan masker secara gratis untuk mengurangi risiko paparan langsung partikel debu dan asap yang masih menyelimuti kawasan tersebut.
Selain pemeriksaan fisik, personel juga memberikan edukasi kepada warga mengenai langkah preventif yang perlu diambil selama masa tanggap darurat. Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, dan segera melapor ke posko kesehatan jika mengalami gejala ISPA yang semakin parah.
Pihak Polresta Tangerang memastikan bahwa layanan kesehatan ini akan terus dibuka selama status tanggap darurat masih berlaku dan kualitas udara belum sepenuhnya normal. Upaya ini menjadi bukti kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam membantu pemerintah daerah menangani krisis kesehatan akibat bencana non-alam di wilayah hukum Polresta Tangerang.
Comments (0)