DKI dan Kemenpora Siapkan Youth Summit Sambut 100 Tahun Sumpah Pemuda

JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi meneken nota kesepakatan untuk menggelar dua program kepemudaan strategis, Wira Sena Youth Camp dan In...

Jul 13, 2026 - 13:42
0 0
DKI dan Kemenpora Siapkan Youth Summit Sambut 100 Tahun Sumpah Pemuda

JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi meneken nota kesepakatan untuk menggelar dua program kepemudaan strategis, Wira Sena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026. Penandatanganan ini menjadi langkah awal menyambut satu abad Sumpah Pemuda yang akan diperingati pada 2028.

Kolaborasi Strategis

Kesepakatan tersebut ditandatangani di Balai Kota Jakarta pada Senin (13/7/2026) oleh Pejabat Gubernur DKI Jakarta dan Menteri Pemuda dan Olahraga. Kedua pihak menegaskan komitmennya untuk menyatukan sumber daya dalam membina generasi muda. Wira Sena Youth Camp akan menjadi ajang pembekalan kepemimpinan bagi ribuan pemuda dari berbagai daerah, sementara Indonesia Youth Summit dijadwalkan menjadi forum dialog tingkat tinggi yang mempertemukan pemuda dengan para pemangku kebijakan.

“Ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah investasi konkret untuk menyiapkan pemuda yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing global,” ujar Pejabat Gubernur DKI usai penandatanganan. Ia menambahkan bahwa momentum seratus tahun Sumpah Pemuda harus dimaknai dengan aksi nyata, bukan seremonial belaka.

Agenda Unggulan

Wira Sena Youth Camp direncanakan berlangsung pada kuartal pertama 2026 di kawasan wisata Kepulauan Seribu. Program ini mengusung konsep pelatihan di alam terbuka yang memadukan keterampilan bertahan hidup, kemampuan digital, dan wawasan kebangsaan. Sasarannya adalah pemuda usia 17—25 tahun yang berasal dari 38 provinsi.

Sementara Indonesia Youth Summit akan digelar di Jakarta Convention Center pada Oktober 2026, tepat sebulan sebelum peringatan ke-98 Sumpah Pemuda. Acara ini diproyeksikan menghadirkan 2.000 peserta terpilih serta pembicara dari berbagai sektor: pemerintahan, industri, akademisi, dan komunitas akar rumput. Tema besar yang diangkat adalah “Akselerasi Indonesia Emas 2045: Dari Ide ke Aksi”.

Kemenpora memproyeksikan agenda ini menjadi katalisator lahirnya 500 proyek sosial di daerah yang digagas langsung oleh peserta. “Kami tidak ingin pemuda hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi aktor utama perubahan,” tegas Menpora dalam sambutannya.

Dukungan Lintas Sektor

Penandatanganan kesepakatan turut disaksikan perwakilan DPRD DKI, organisasi kepemudaan, dan mitra strategis. Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta akan bertindak selaku leading sector bersama Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp65 miliar yang bersumber dari APBD DKI dan APBN secara proporsional. Transparansi pengelolaan dana menjadi perhatian utama, sehingga dibentuk tim pengawas independen.

Di samping itu, sektor swasta juga dilibatkan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan. Beberapa BUMN telah menyatakan kesediaannya mendukung penyediaan fasilitas dan beasiswa bagi peserta dari keluarga prasejahtera. Dengan demikian, akses terhadap program ini diharapkan benar-benar inklusif.

Makna Seratus Tahun Sumpah Pemuda

Meski peringatan satu abad Sumpah Pemuda masih dua tahun lagi, geliat persiapan sudah mulai terasa. Berbagai kementerian dan pemerintah daerah menyusun kalender kegiatan untuk mengisi napak tilas menuju 28 Oktober 2028. Kesepakatan DKI—Kemenpora ini menjadi pembuka dari rangkaian program nasional yang lebih besar.

Pengamat kepemudaan dari Universitas Indonesia, Dr. Rizky Pratama, menilai langkah ini tepat. “Menjelang bonus demografi puncak pada 2030, Indonesia butuh stok pemuda dengan kepemimpinan transformatif. Forum-forum seperti Youth Summit harus dikawal agar tidak sekadar jadi panggung pidato,” ucapnya. Ia menekankan pentingnya ukuran keberhasilan yang terukur, seperti jumlah kebijakan daerah yang diadopsi dari rekomendasi peserta.

Kesepakatan ini juga menjadi penegas bahwa Jakarta, sebagai ibu kota negara, tetap menjadi episentrum gerakan kepemudaan. Di tengah rencana pemindahan ibu kota ke IKN Nusantara, DKI Jakarta akan terus mempertahankan peran historisnya dalam merawat semangat persatuan yang digelorakan para pemuda pada 1928. Panitia berjanji akan merilis situs pendaftaran resmi dalam dua pekan mendatang.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User