Direksi Baru Pupuk Kaltim Umumkan Komitmen Perkokoh Industri Nasional

BARU SAJA: Direksi anyar PT Pupuk Kalimantan Timur langsung tancap gas di bawah komando Rafli Yandra. Komitmen perdana yang ditegaskan: memperkokoh fondasi industri pupuk nasional—sinyal tegas dari ...

Jul 12, 2026 - 05:31
0 0
Direksi Baru Pupuk Kaltim Umumkan Komitmen Perkokoh Industri Nasional

BARU SAJA: Direksi anyar PT Pupuk Kalimantan Timur langsung tancap gas di bawah komando Rafli Yandra. Komitmen perdana yang ditegaskan: memperkokoh fondasi industri pupuk nasional—sinyal tegas dari jajaran yang baru dilantik pekan ini.

Pernyataan resmi itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama Rafli Yandra dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/12). Ia menegaskan seluruh direksi siap menjalankan transformasi strategis guna memperkuat posisi Pupuk Kaltim sebagai produsen urea terintegrasi terbesar di Indonesia.

Strategi Perkokoh Fondasi

Rafli Yandra, yang sebelumnya dikenal sebagai arsitek efisiensi di PT Petrokimia Gresik, membawa visi besar. “Kami datang dengan mandat jelas: memperkokoh setiap lini, dari hulu hingga hilir. Industri pupuk adalah jantung ketahanan pangan nasional,” ujarnya tegas.

Fokus langsung tertuju pada peningkatan kapasitas produksi dan modernisasi fasilitas. Perseroan menargetkan produksi urea mencapai 3,2 juta ton pada 2026, naik 14% dari tahun sebelumnya. Untuk itu, investasi sebesar Rp2,5 triliun dialokasikan bagi upgrade teknologi pabrik dan ekspansi infrastruktur pendukung.

Fakta Kunci

  • Rafli Yandra resmi menjabat Dirut PT Pupuk Kaltim per 8 Desember 2025
  • Target produksi urea 2026: 3,2 juta ton—naik 14%
  • Investasi Rp2,5 triliun untuk modernisasi pabrik dan logistik
  • Ekspansi pasar ekspor ke Filipina dan Vietnam
  • Pengembangan varietas pupuk NPK spesifik lokasi

Direktur Keuangan menambahkan, pihaknya telah mengantongi persetujuan pendanaan dari perbankan nasional. “Ini bukti kepercayaan pasar terhadap arah baru Pupuk Kaltim,” katanya.

Selain peningkatan produksi, direksi baru mendorong efisiensi distribusi. Rantai pasok dipangkas dengan mengoptimalkan jalur laut dan gudang penyangga. Pupuk Kaltim menargetkan pengurangan waktu tunggu distribusi hingga 30% sehingga petani dapat mengakses pupuk lebih cepat.

Dampak Nasional

Langkah agresif ini disambut positif pengamat industri. “Pupuk Kaltim adalah lokomotif produksi urea nasional. Penguatan fondasi di bawah direksi baru akan berdampak langsung pada stabilitas pasokan dan harga pupuk dalam negeri,” kata ekonom senior Universitas Indonesia.

Dengan komitmen ini, Pupuk Kaltim optimistis mampu memenuhi kebutuhan pupuk nasional yang diperkirakan mencapai 6,5 juta ton pada 2026. Sekitar 60% pasokan urea dalam negeri saat ini berasal dari kompleks pabrik di Bontang, Kalimantan Timur.

Direksi baru juga menekankan pentingnya sinergi dengan sesama anak perusahaan PT Pupuk Indonesia. Rafli Yandra memastikan tidak akan ada rivalitas tidak sehat, melainkan kolaborasi untuk memperkuat ekosistem industri pupuk Tanah Air. “Ini bukan soal Pupuk Kaltim saja, tetapi Indonesia,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User