Detik-Detik Ancaman Bom Guncang SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
JAKARTA, MENIT LALU — Kepanikan melanda SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, setelah sebuah ancaman bom secara mendadak muncul di tengah kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (M...
JAKARTA, MENIT LALU — Kepanikan melanda SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, setelah sebuah ancaman bom secara mendadak muncul di tengah kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Ratusan siswa yang tengah mengikuti orientasi langsung dievakuasi dalam hitungan detik, sementara tim penjinak bom (gegana) dikerahkan untuk menyisir seluruh area sekolah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, teror tersebut bermula saat seorang guru menerima sebuah pesan singkat mencurigakan yang menyebutkan keberadaan sebuah benda berbahaya di lingkungan sekolah. Tanpa menunggu lama, pihak sekolah segera mengaktifkan protokol darurat dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Seluruh siswa, guru, dan staf administrasi diperintahkan untuk segera meninggalkan ruang kelas menuju titik kumpul aman di halaman depan.
Kronologi Detik-Detik Mencekam
Setelah menerima laporan sekitar pukul 08.30 WIB, tim Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya tiba di lokasi hanya dalam waktu 12 menit. Petugas langsung mensterilkan area dan memulai penyisiran menyeluruh dengan peralatan metal detector, x-ray portabel, serta unit K9 pelacak bahan peledak. Operasi penyisiran berlangsung intensif selama hampir dua jam, mencakup setiap sudut ruang kelas, toilet, kantin, serta halaman parkir.
Sementara itu, proses evakuasi berjalan dengan pengawalan ketat aparat gabungan dari Polsek Jagakarsa dan Koramil. Para siswa yang sebagian besar baru pertama kali menginjakkan kaki di sekolah tersebut tampak cemas, namun guru-guru berhasil menenangkan mereka dengan kegiatan darurat di luar area sekolah. Tidak ada korban luka maupun insiden susulan dalam proses evakuasi ini.
Hasil Penyisiran dan Pernyataan Resmi
UPDATE TERBARU: Kapolsek Jagakarsa mengonfirmasi bahwa setelah penyisiran rampung, tidak ditemukan satu pun benda mencurigakan ataupun bahan peledak di area sekolah. "Situasi telah dinyatakan steril dan aman. Namun, kami akan terus memperdalam motif serta pelaku penyebar ancaman ini," ujarnya dalam konferensi pers singkat. Pihak kepolisian kini tengah melacak nomor pengirim pesan ancaman menggunakan bantuan tim siber.
Pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga langsung merespons cepat kejadian ini. Kepala sekolah SDN Srengseng Sawah 15 menyatakan bahwa kegiatan MPLS sementara dihentikan dan akan dilanjutkan secara daring sebagai langkah antisipasi. Dukungan psikososial juga disiapkan bagi siswa yang mengalami guncangan akibat peristiwa tersebut.
Status Keamanan Terkini
Hingga berita ini diturunkan, status keamanan di kawasan Jagakarsa telah kembali normal. Polisi tetap menempatkan personel patroli ekstra di sekitar kompleks pendidikan tersebut untuk memastikan tidak ada gangguan lanjutan. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi hoaks dan segera melaporkan hal mencurigakan ke call center 110.
Perkembangan kasus ini akan terus dipantau. Tim redaksi masih menunggu hasil lengkap penyelidikan unit siber terkait identitas pengirim teror bom yang sempat membuat gempar ibu kota pagi ini.
Baca juga:
Comments (0)