Desak Made Rita Sabet Emas Speed Putri di World Climbing Chamonix

BARU SAJA — Desak Made Rita menorehkan sejarah gemilang dengan merebut medali emas di nomor speed putri pada ajang World Climbing Series Chamonix 2026.Kemenangan ini merupakan pencapaian puncak bagi...

Jul 12, 2026 - 08:58
0 0
Desak Made Rita Sabet Emas Speed Putri di World Climbing Chamonix

BARU SAJA — Desak Made Rita menorehkan sejarah gemilang dengan merebut medali emas di nomor speed putri pada ajang World Climbing Series Chamonix 2026.

Kemenangan ini merupakan pencapaian puncak bagi atlet panjat tebing Indonesia tersebut di panggung internasional. Ia sukses mengalahkan para pemanjat elit dunia dalam duel final yang berlangsung ketat dan penuh tekanan.

Kronologi Duel Final yang Menegangkan

Desak Made menunjukkan performa eksplosif sejak babak kualifikasi. Ia mencatat waktu tercepat dan terus mendominasi setiap putaran. Di partai puncak, ia berhadapan dengan juara bertahan yang berasal dari Polandia, Aleksandra Kalucka.

Keduanya melesat sejajar di detik-detik awal. Namun, Desak Made berhasil melakukan transisi krusial di sepertiga jalur terakhir. Ia menyentuh tombol penanda waktu di puncak dengan keunggulan 0,3 detik, memicu sorak sorai pendukung Indonesia.

  • Waktu tempuh Desak Made: 6,82 detik di final.
  • Catatan terbaiknya di seri ini: 6,74 detik di semifinal.
  • Jarak kemenangan: hanya 0,3 detik dari lawan.
  • Lokasi: Dinding panjat Chamonix, Prancis.
  • Status: Kemenangan pertama Indonesia di seri Chamonix.

Dominasi Sejak Awal Seri

Lintasan speed di Chamonix dikenal sebagai salah satu yang tercepat di sirkuit World Climbing. Permukaan dinding dan konfigurasi pegangan memberikan keuntungan bagi pemanjat dengan kekuatan eksplosif dan teknik start sempurna. Desak Made memanfaatkan karakter lintasan ini secara optimal.

Di babak penyisihan, ia mencatat waktu 7,01 detik, mengungguli 20 pemanjat lain. Perempat final dan semifinal menjadi panggung peningkatan performanya. Catatan 6,74 detik di semifinal menjadi waktu terbaik sepanjang gelaran seri Chamonix tahun ini.

Seorang ofisial tim Indonesia yang enggan disebut namanya mengonfirmasi, "Ini hasil dari persiapan panjang. Desak Made sangat disiplin dalam pemulihan dan analisis video lawan. Kemenangan ini bukan kejutan bagi kami."

Respons Sang Juara

Usai upacara pengalungan medali, Desak Made menyampaikan rasa syukurnya. Ia mendedikasikan emas ini untuk keluarga dan seluruh masyarakat Indonesia. "Saya hanya fokus pada setiap gerakan. Tidak ada ruang untuk ragu di dinding setinggi 15 meter itu," ujarnya singkat.

Kemenangan di Chamonix melanjutkan tren positif pemanjat Indonesia di sirkuit global. Sebelumnya, atlet putra juga meraih perak di seri yang sama. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menyatakan hasil ini sebagai bukti bahwa program pelatnas berjalan pada jalur yang benar.

Dampak dan Langkah Berikutnya

Raihan emas ini menambah poin signifikan bagi Desak Made dalam klasemen keseluruhan World Climbing Series. Posisinya kini naik ke peringkat kedua dunia. Seri berikutnya akan digelar di Villars, Swiss, dua pekan mendatang.

Pakar panjat tebing menilai kemenangan ini sangat penting. Selain menaikkan kepercayaan diri atlet, emas ini memastikan tiket ke ajang World Games 2026 di Chengdu. Indonesia kini memiliki dua wakil di nomor speed, sebuah capaian yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Desak Made dipastikan akan kembali berlatih intensif setelah jeda singkat. Fokus utama adalah menjaga konsistensi waktu di bawah 7 detik dan memperbaiki kelemahan pada fase start. Tim pelatih optimistis target podium di seri Villars dapat tercapai.

Perkembangan ini terus dipantau. Informasi lanjutan mengenai jadwal pemulangan dan penyambutan di Tanah Air akan diperbarui segera.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User