Gempa M 5,1 Guncang Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

BARU SAJA — Gempa tektonik bermagnitudo 5,1 mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Minggu siang (12/7/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung mengonfirmasi ...

Jul 12, 2026 - 08:59
0 0
Gempa M 5,1 Guncang Kepulauan Sangihe, Tak Berpotensi Tsunami

BARU SAJA — Gempa tektonik bermagnitudo 5,1 mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Minggu siang (12/7/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung mengonfirmasi bahwa peristiwa ini tidak memicu potensi gelombang tsunami.

Getaran terjadi sekitar pukul 14.35 WITA. Pusat gempa terdeteksi di laut pada koordinat 3,47 Lintang Utara dan 125,18 Bujur Timur, atau sekitar 25 km barat daya Tahuna, ibu kota Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kedalaman hiposenter dilaporkan hanya 12 km, menjadikannya gempa dangkal.

Fakta Kunci Gempa

  • Kekuatan: M 5,1
  • Waktu: 12 Juli 2026, pukul 14.35 WITA
  • Pusat: 25 km barat daya Tahuna
  • Kedalaman: 12 km
  • Status tsunami: Tidak berpotensi

Hasil analisis mekanisme sumber BMKG menunjukkan gempa dipicu oleh aktivitas penyesaran di zona subduksi utara Sulawesi. Meski dangkal, magnitudonya belum cukup untuk membangkitkan pergerakan vertikal dasar laut yang bisa memicu tsunami. Guncangan skala MMI III-IV diperkirakan terasa di Tahuna dan sekitarnya.

Respons Lapangan

Warga di wilayah Tahuna sempat berhamburan keluar rumah saat guncangan terasa selama 3-5 detik. Petugas BPBD Kepulauan Sangihe langsung dikerahkan untuk melakukan pemantauan di titik rawan. “Belum ada laporan kerusakan struktural. Kami tetap siaga,” ujar seorang petugas lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, tidak terdeteksi adanya gempa susulan signifikan. Namun, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan hanya mempercayai informasi dari kanal resmi.

Peringatan dan Mitigasi

BMKG menegaskan bahwa daerah Kepulauan Sangihe memang rawan gempa karena posisi tektoniknya yang kompleks. Warga diminta memahami jalur evakuasi dan mengenali tanda alam. “Gempa seperti ini rutin terjadi, kuncinya adalah kesiapsiagaan,” terang Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam keterangan tertulis.

Perkembangan situasi terus dipantau. Portal Beritatercepat akan segera menyampaikan update jika ada informasi baru menyusul dari otoritas setempat.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User