Densus 88 Gandeng Pemkot Cilegon Cegah Masyarakat dari Paham Radikal
Cilegon - Dalam upaya memperkuat pertahanan ideologi bangsa, Densus 88 Anti Teror (AT) Polri menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Cilegon. Kolaborasi ini bertujuan untuk menangkal pen
Cilegon - Dalam upaya memperkuat pertahanan ideologi bangsa, Densus 88 Anti Teror (AT) Polri menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Cilegon. Kolaborasi ini bertujuan untuk menangkal penyebaran paham radikal di kalangan masyarakat dengan memperkokoh ketahanan sosial dan wawasan kebangsaan. Langkah preventif tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam memelihara stabilitas keamanan nasional serta memastikan nilai-nilai kebhinekaan tetap lestari di tingkat akar rumput.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, kegiatan yang digelar di Hotel Permata Krakatau, Kota Cilegon, mengusung tema "Wawasan Kebangsaan: Peran Keluarga dalam Menjaga Keutuhan Bangsa". Acara ini menggalang berbagai elemen masyarakat guna membentuk benteng pertahanan ideologi yang kokoh di tengah dinamika lingkungan sosial yang terus berkembang. Partisipasi aktif dari berbagai lapisan diharapkan mampu meminimalisir celah masuknya paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) ke dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
"Keluarga merupakan garis depan pertama dalam menjaga keutuhan bangsa. Penguatan wawasan kebangsaan harus secara konsisten dimulai dari unit terkecil masyarakat untuk memastikan nilai-nilai Pancasila dan persatuan tetap terjaga di tengah tantangan modern," demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Sebanyak 400 peserta hadir memadati lokasi acara. Mereka terdiri dari penyuluh agama, perangkat desa, anggota Babinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya di wilayah Cilegon. Kehadiran para peserta tersebut menandakan komitmen bersama dalam membangun ekosistem kewaspadaan nasional yang melibatkan seluruh komponen masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Media kami mengetahui, kerja sama serupa juga dilakukan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta bersama Densus 88 AT Polri. Program tersebut difokuskan pada pencegahan tawuran dan radikalisme di lingkungan sekolah, menunjukkan bahwa pendekatan preventif terus diperluas ke berbagai sektor pendidikan dan wilayah administratif lainnya guna menciptakan generasi yang tangguh secara ideologi.
Dengan adanya program kolaboratif antara aparat keamanan dan pemerintah daerah, diharapkan masyarakat semakin tangguh dan kritis dalam menyaring berbagai aliran paham yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Beritatercepat.com akan terus menyajikan perkembangan terkini seputar upaya penanggulangan terorisme dan radikalisme di Tanah Air demi terwujudnya Indonesia yang aman dan harmonis.
Comments (0)