Sep 17, 2026
Jawa Barat

Dedi Mulyadi Evakuasi Warga yang Tinggal di TPU Pandu Bandung

BANDUNG, Beritatercepat.com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bergerak cepat merespons laporan masyarakat mengenai keberadaan seorang pria paruh baya bern

Dedi Mulyadi Evakuasi Warga yang Tinggal di TPU Pandu Bandung

BANDUNG, Beritatercepat.com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bergerak cepat merespons laporan masyarakat mengenai keberadaan seorang pria paruh baya bernama Dadang yang tinggal di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Pandu, Kota Bandung. Dadang sebelumnya viral di media sosial setelah kedapatan mendiami gubuk semi permanen yang tidak layak huni di tengah area pemakaman tersebut.

Kondisi memprihatinkan yang dialami Dadang memicu simpati luas dari publik. Merespons hal tersebut, Dedi Mulyadi langsung menginstruksikan jajaran dinas terkait bersama tim relawan kemanusiaan untuk segera menjemput dan memberikan penanganan komprehensif bagi warga tersebut.

Kronologi Penemuan dan Kondisi Tempat Tinggal

Kisah Dadang mencuat setelah video dokumentasi warga memperlihatkan sebuah bangunan berdinding tripleks dan terpal usang berdiri di antara nisan-nisan pemakaman. Bangunan semi permanen berukuran sekitar 2x3 meter itu menjadi tempat berteduh Dadang dari cuaca ekstrem tanpa akses sanitasi memadai dan aliran listrik yang aman.

  1. Laporan Media Sosial: Warga netizen mengunggah video kondisi gubuk Dadang di TPU Pandu yang langsung menjadi perbincangan publik.
  2. Verifikasi Lapangan: Aparat kewilayahan bersama petugas sosial mengecek lokasi untuk memastikan identitas dan kondisi fisik Dadang.
  3. Instruksi Langsung Gubernur: Gubernur Dedi Mulyadi memerintahkan tim penanganan darurat untuk segera mengevakuasi Dadang ke fasilitas yang lebih layak.
"Tidak boleh ada warga Jawa Barat yang terlantar dan harus tinggal di tempat pemakaman seperti ini. Kami pastikan negara hadir, tim sudah bergerak untuk menjemput Pak Dadang hari ini juga," tegas Dedi Mulyadi dalam keterangannya.

Langkah Evakuasi dan Pemeriksaan Medis

Proses penjemputan Dadang dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis. Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Sosial dan tenaga medis membawa Dadang ke fasilitas kesehatan terdekat guna menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

Selain pemeriksaan fisik, pemerintah provinsi juga menyiapkan program rehabilitasi sosial. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas mental, kecukupan nutrisi, serta pemenuhan kebutuhan dasar Dadang setelah lama hidup dalam keterbatasan.

  • Pemeriksaan Kesehatan: Skrining menyeluruh terhadap penyakit menular maupun keluhan fisik akibat lingkungan tidak sehat.
  • Penyediaan Tempat Tinggal Sementara: Penempatan di panti sosial sebelum dipindahkan ke hunian tetap yang layak.
  • Bantuan Logistik dan Pangan: Pemenuhan asupan nutrisi harian serta pakaian bersih.

Komitmen Solusi Jangka Panjang

Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan penanganan Dadang tidak berhenti pada proses evakuasi sesaat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen mencarikan solusi jangka panjang, termasuk penyediaan rumah sewa atau bantuan renovasi tempat tinggal mandiri, serta pemberian modal usaha jika kondisi fisiknya memungkinkan untuk kembali beraktivitas secara produktif.

Langkah responsif ini diharapkan menjadi pemantik bagi dinas sosial di tingkat kabupaten dan kota di seluruh Jawa Barat untuk lebih aktif menyisir warga prasejahtera yang berada di lokasi-lokasi marjinal agar segera mendapatkan hak hidup yang bermartabat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User