CFD Rasuna Said Jadi Favorit Baru, Warga: Lebih Adem dan Longgar

MINGGU PAGI INI, wajah baru Car Free Day (CFD) di jantung bisnis Jakarta Selatan menyita perhatian ribuan orang. CFD di Jalan HR Rasuna Said—yang mulai digelar pukul 06.00 WIB—langsung dibanjiri w...

Jul 12, 2026 - 19:30
0 0
CFD Rasuna Said Jadi Favorit Baru, Warga: Lebih Adem dan Longgar

MINGGU PAGI INI, wajah baru Car Free Day (CFD) di jantung bisnis Jakarta Selatan menyita perhatian ribuan orang. CFD di Jalan HR Rasuna Said—yang mulai digelar pukul 06.00 WIB—langsung dibanjiri warga yang haus udara segar. Tapi ada yang berbeda: pengunjung justru memuji suasana yang lebih longgar dan sejuk dibandingkan CFD legendaris Sudirman-Thamrin.

BARU SEJAM dibuka, trotoar dan badan jalan sepanjang 2,5 kilometer itu sudah dipadati pesepeda, pejalan kaki, dan komunitas senam. Namun, keramaian tak berubah menjadi sumpek. “Di sini enak, nggak desak-desakan. Anak kecil bisa lari-lari leluasa,” ujar Maya (34), warga Mampang, yang sengaja memboyong keluarganya.

Pemandangan Berbeda: Lebih Hijau, Lebih Teduh

Pepohonan rindang di sepanjang Jalan Rasuna Said menjadi “senjata” utama. Suhu yang terasa lebih rendah 2-3 derajat celsius dibandingkan kawasan Sudirman membuat aktivitas olahraga lebih nyaman. Berdasarkan pantauan di lapangan, pada pukul 08.00 WIB, termometer menunjukkan 27°C—jauh lebih adem dari CFD utama yang bisa menembus 31°C.

  • Rute: dari persimpangan Casablanca hingga depan Gedung Graha Irama.
  • Akses: tersedia kantong parkir di mal sekitar seperti Kuningan City dan Epiwalk.
  • Fasilitas: pos kesehatan, toilet portabel, dan sebaran petugas kebersihan.
  • Jumlah pengunjung: diperkirakan 5.000-7.000 orang per jam—hanya sepertiga dari CFD Sudirman-Thamrin.

Tak hanya olahraga, CFD Rasuna Said juga menjadi panggung komunitas. Puluhan kelompok senam zumba dan aerobik menyemarakkan setiap sudut. Sementara itu, deretan penjual minuman dan jajanan tradisional—dari es kelapa muda hingga cilok—menjadi magnet tersendiri. “Omzet naik tiga kali lipat dibanding hari biasa. Ini berkah,” ujar Dian, penjual sari tebu.

Pelarian dari “Lautan Manusia”

Banyak warga mengaku sengaja menghindari CFD Sudirman-Thamrin yang kerap overload. “Kapok. Di sana mau jalan kaki aja susah. Di sini masih bisa jogging nyantai,” keluh Ardi (29), pegawai swasta yang setiap minggu mencari rute alternatif. Fenomena ini dikonfirmasi oleh petugas Dinas Perhubungan yang berjaga. “Memang animo terus naik, tapi masih terkendali. Kami siapkan skenario pengalihan arus kalau membeludak,” ujar Riyadi.

Janji Pemkot: Ruang Terbuka Hijau Akan Diperluas

Wali Kota Jakarta Selatan dalam keterangannya mengonfirmasi bahwa CFD Rasuna Said akan dievaluasi setiap bulan. “Kami ingin mempertahankan kenyamanan ini. Penambahan pohon pelindung dan jalur khusus pejalan kaki sudah masuk rancangan APBD 2027. Targetnya, setiap pengunjung memiliki ruang gerak minimal 4 meter persegi,” tegasnya.

Pantauan di lokasi, petugas keamanan gabungan dari Polres, Dishub, dan Linmas bersiaga di titik-titik rawan. Tidak ada laporan kecelakaan atau tindak kriminal. Pukul 10.30 WIB, jalan kembali dibuka secara bertahap. Arus lalu lintas normal tanpa penumpukan.

Dengan antusiasme yang terus meningkat, CFD Rasuna Said diproyeksikan menjadi destinasi utama warga Jakarta Selatan. Warga pun berharap agar tren “CFD yang manusiawi” ini menular ke titik-titik lain di Ibu Kota.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User