Korsleting Stopkontak Diduga Picu Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Tewas

JAKARTA — BARU SAJA — Kebakaran permukiman padat di Jalan Pemuda, Pulogadung, Jakarta Timur, merenggut tiga nyawa dini hari tadi. Api diduga muncul dari korsleting stopkontak di salah satu rumah.P...

Jul 12, 2026 - 20:03
0 0
Korsleting Stopkontak Diduga Picu Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Tewas

JAKARTA — BARU SAJA — Kebakaran permukiman padat di Jalan Pemuda, Pulogadung, Jakarta Timur, merenggut tiga nyawa dini hari tadi. Api diduga muncul dari korsleting stopkontak di salah satu rumah.

Peristiwa pukul 02.30 WIB itu juga melukai satu warga yang kini dirawat intensif. Korban tewas adalah dua dewasa dan satu anak. Mereka terjebak asap tebal saat api membesar.

Lokasi kebakaran berada di RT 05/RW 03, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung. Deretan rumah petak semi-permanen dengan material kayu dan triplek menjadi lautan api dalam waktu singkat.

"Saya melihat percikan dari stopkontak lalu api langsung menyambar gorden," ujar Sakira, tetangga depan lokasi.

Saksi lain, Deni, mengatakan, "Saya langsung lari keluar sambil membawa anak-anak." Sempitnya jalan membuat api menjalar hanya dalam hitungan menit.

Kronologi Detik-detik

  • 02.30 WIB: Api terlihat dari rumah semi-permanen
  • 02.38 WIB: Laporan diterima pemadam kebakaran
  • 02.45 WIB: 4 unit tiba, kesulitan masuk gang sempit
  • 03.50 WIB: Api berhasil dikuasai, pendinginan dilakukan

Petugas pemadam yang tiba harus bekerja ekstra. Mereka melepas sambungan atap asbes untuk memutus laju api. Warga berusaha membantu membentuk rantai ember.

Kebakaran dengan cepat melahap 5 rumah dan merusak 3 lainnya. Angin kencang mempercepat perambatan. Warga panik menyelamatkan barang seadanya.

Korban dan Penanganan

Tiga korban meninggal merupakan satu keluarga. Mereka ditemukan di kamar depan oleh petugas. Satu korban selamat, Rudi (45), luka bakar 30% dan kini dirawat di RSUD Cipayung.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas menyisir puing-puing bangunan yang masih membara. Ketiga jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi lebih lanjut.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur menyatakan total 6 unit dikerahkan. "Proses pemadaman terkendala akses sempit, kami harus jebol atap dan sekat," jelasnya.

Pihaknya mengimbau segera lapor jika ada bau menyengat atau percikan api. "Banyak kasus kebakaran dipicu oleh kabel yang sudah mengelupas," tegasnya.

PMI dan relawan mendirikan tenda darurat di lapangan terdekat. Warga terdampak yang kehilangan tempat tinggal mengungsi ke balai warga. Bantuan mendesak: selimut, makanan siap saji, dan pakaian layak pakai.

Camat Pulogadung menyampaikan belasungkawa dan memastikan tempat tinggal sementara bagi pengungsi.

Penyelidikan Sementara

Polsek Pulogadung memasang garis polisi di sekitar lokasi. Tim identifikasi dan laboratorium forensik tiba pukul 08.00 WIB untuk mengumpulkan sampel. "Dugaan kuat korsleting stopkontak, tidak ada unsur kesengajaan," kata Kanit Reskrim.

Petugas juga memeriksa rekaman CCTV milik tetangga di sekitar untuk memastikan kronologi.

Kerugian ditaksir capai Rp350 juta. PLN setempat telah memutus aliran listrik di area tersebut demi keamanan. Hasil penyelidikan lengkap diperkirakan rampung dalam 3 hari ke depan.

Pantauan pagi ini, puluhan warga tampak mengais sisa-sisa harta benda. Asap masih mengepul dari beberapa titik. Aroma sangit memenuhi udara.

Warga diimbau rutin memeriksa instalasi listrik rumah. Stopkontak jangan dibebani berlebihan. Keselamatan nyawa di atas segalanya.

Menurut data Dinas Penanggulangan Kebakaran, sepanjang 2026, Jakarta Timur sudah mengalami 47 kebakaran. Sekitar 70% di antaranya akibat korsleting listrik.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User