Caracas Diguncang Gempa Dahsyat! Bangunan Runtuh, Korban Dievakuasi
Beritatercepat.com, Caracas — Gempa bumi berkekuatan besar mengguncang ibu kota Venezuela, Caracas, pada Senin (15/12) pagi waktu setempat. Getaran dahsyat yang terjadi saat sebagian warga masih
Beritatercepat.com, Caracas — Gempa bumi berkekuatan besar mengguncang ibu kota Venezuela, Caracas, pada Senin (15/12) pagi waktu setempat. Getaran dahsyat yang terjadi saat sebagian warga masih beraktivitas di rumah dan perkantoran itu menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan parah, bahkan runtuh. Kepanikan massal pun tak terelakkan, memaksa warga berhamburan ke jalan raya untuk menyelamatkan diri.
Berdasarkan laporan awal dari pihak berwenang, gempa bermagnitudo 6,8 ini terjadi pukul 08.45 waktu setempat dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer di barat daya Caracas, pada kedalaman relatif dangkal sekitar 12 kilometer. Kedangkalan pusat gempa menjadi faktor utama mengapa guncangan terasa begitu kuat dan merusak di seluruh wilayah metropolitan yang dihuni jutaan jiwa tersebut.
"Bumi berguncang sangat keras, saya melihat gedung di depan rumah saya retak besar dan sebagian atapnya runtuh ke jalan. Semua orang berlari sambil berteriak," ujar Maria Gutierrez, seorang saksi mata yang dihubungi media kami melalui sambungan telepon.
"Dinding-dinding retak, kaca jendela pecah berhamburan. Ini benar-benar mengerikan. Saya langsung merunduk di bawah meja untuk melindungi diri," kisahnya dengan suara masih bergetar.
Di berbagai sudut kota, terutama di distrik padat penduduk seperti Petare dan 23 de Enero, terpantau bangunan-bangunan tua dan konstruksi informal mengalami keruntuhan total. Tim penyelamat dari Protección Civil Venezuela bersama Palang Merah dan satuan militer segera dikerahkan ke lokasi-lokasi terparah untuk melakukan operasi evakuasi korban. Sejumlah video amatir yang beredar memperlihatkan kondisi debu tebal menyelimuti area reruntuhan, sementara warga bahu-membahu menggali puing-puing dengan tangan kosong sebelum bantuan profesional tiba.
"Operasi evakuasi dan pencarian korban masih terus berlangsung. Kami memfokuskan penanganan di tiga titik utama yang dilaporkan mengalami keruntuhan terparah. Jumlah pasti korban belum dapat kami pastikan, tetapi tim kami sudah mengevakuasi sedikitnya 47 orang luka-luka ke rumah sakit-rumah sakit terdekat," ujar Kepala Protección Civil, Mayor Jenderal Luis Diaz, dalam konferensi pers darurat di pusat komando bencana.
Pihak rumah sakit di seluruh Caracas disiagakan dalam status darurat maksimal. Rumah Sakit Universitario de Caracas melaporkan telah menerima puluhan pasien dengan luka berat akibat tertimpa reruntuhan, sementara puluhan lainnya mengalami luka ringan dan trauma psikologis. Palang Merah Venezuela membuka posko darurat di beberapa lapangan terbuka untuk menampung warga yang kehilangan tempat tinggal.
Pemerintah Venezuela melalui Presiden Nicolas Maduro telah menyatakan status tanggap darurat nasional dan memerintahkan seluruh jajaran kementerian terkait untuk bergerak cepat dalam penanganan bencana. "Semua sumber daya negara akan dikerahkan. Saya mengimbau seluruh warga untuk tetap tenang dan mengikuti arahan pihak berwenang," kata Maduro dalam pidato televisi yang disiarkan satu jam pasca-gempa.
Guncangan juga menyebabkan gangguan listrik dan komunikasi di sebagian wilayah Caracas. Jaringan telepon seluler sempat terputus-putus, membuat warga kesulitan berkomunikasi dengan keluarga mereka. Sejumlah jalan utama ditutup untuk memudahkan akses kendaraan darurat, sementara bandara internasional Simon Bolivar sempat menghentikan operasi selama dua jam untuk pemeriksaan infrastruktur landasan pacu.
Hingga berita ini diturunkan, masih terjadi gempa susulan dengan kekuatan lebih kecil yang terasa di seluruh wilayah Caracas dan sekitarnya. Badan Survei Geologi Venezuela memperingatkan potensi gempa susulan signifikan dalam 48 jam ke depan dan meminta warga untuk tetap waspada serta menjauhi bangunan tinggi.
Media kami akan terus memantau perkembangan situasi terkini di Caracas dan menyampaikan informasi akurat seputar dampak gempa bumi ini. Warga diimbau mengikuti arahan resmi dari otoritas bencana dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Comments (0)