BREAKING: Sudaryono Pecat 261 Pegawai Non-ASN BGN, 37 Tenaga Ahli

BARU SAJA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono secara resmi mengumumkan pemberhentian 261 pegawai non-ASN, termasuk 37 tenaga ahli. Keputusan ini diambil setelah investigasi internal menemuk...

Jul 27, 2026 - 21:16
0 0
BREAKING: Sudaryono Pecat 261 Pegawai Non-ASN BGN, 37 Tenaga Ahli

BARU SAJA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono secara resmi mengumumkan pemberhentian 261 pegawai non-ASN, termasuk 37 tenaga ahli. Keputusan ini diambil setelah investigasi internal menemukan pelanggaran serius terhadap peraturan kepegawaian.

Langkah Tegas di BGN

Dalam konferensi pers yang digelar mendadak pagi ini, Sudaryono menyatakan bahwa pemecatan ini merupakan bagian dari komitmen BGN untuk menjaga integritas dan profesionalisme. "Kami tidak akan mentolerir pelanggaran dalam bentuk apapun," tegasnya. Seluruh pegawai yang diberhentikan terbukti melanggar kode etik dan aturan disiplin yang berlaku di lembaga tersebut.

Rincian Pelanggaran

Meski tidak merinci seluruh kasus, sumber internal menyebut pelanggaran meliputi ketidakhadiran tanpa izin, penyalahgunaan fasilitas kantor, dan dugaan penyelewengan dana program. Sebanyak 37 tenaga ahli yang dipecat berasal dari berbagai divisi, termasuk riset dan kebijakan gizi.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak mengingat peran vital BGN dalam program nasional perbaikan gizi. Namun, Sudaryono menegaskan bahwa tidak ada kompromi terhadap perilaku yang mencederai lembaga. "Ini demi kebaikan BGN dan masyarakat," katanya.

Sebelumnya, BGN telah menerapkan sistem pengawasan ketat untuk memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran negara. Namun, langkah pemecatan massal ini merupakan yang terbesar dalam sejarah lembaga tersebut.

Dampak Operasional

Pemecatan massal ini berpotensi mengganggu sejumlah proyek yang sedang berjalan, terutama yang melibatkan tenaga ahli teknis. Pihak manajemen BGN memastikan akan segera melakukan redistribusi tugas dan membuka rekrutmen darurat untuk mengisi kekosongan. Sebanyak 20 posisi kunci akan diprioritaskan untuk pengisian segera.

BGN kini beroperasi dengan sekitar 1.200 pegawai, sehingga pemecatan ini berdampak pada hampir 22 persen dari total tenaga non-ASN. Pengamat menilai langkah Sudaryono sebagai upaya membersihkan citra lembaga yang belakangan dikritik. Angka tersebut menempatkan BGN dalam sorotan terkait manajemen sumber daya manusia.

Respons dan Tindak Lanjut

Serikat pekerja menyatakan dukungan terhadap penegakan aturan, namun meminta proses dilakukan secara transparan dan memberikan hak-hak pegawai yang dipecat sesuai ketentuan. BGN berjanji akan memberikan pesangon dan bantuan transisi karier bagi mereka yang memenuhi syarat. Proses pemberhentian resmi akan dimulai pekan depan.

Masyarakat menyambut baik langkah tegas ini, meskipun beberapa pihak khawatir akan kelambatan proyek gizi nasional. Di media sosial, tagar #BGNBersih menjadi trending topic.

Sudaryono menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa kejadian ini akan menjadi pelajaran berharga. "BGN harus menjadi contoh tata kelola yang baik. Tidak ada ruang bagi pelanggar," ujarnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User