BREAKING: Pria Kirim Teror Bom ke SDN Jaksel, Dendam Seragam

UPDATE TERBARU, DETIK INI JUGA — Kepolisian Resort Metro Jakarta Selatan baru saja mengonfirmasi penangkapan seorang pria berinisial MY yang diduga menjadi dalang pengiriman ancaman bom ke Sekolah D...

Jul 16, 2026 - 17:23
0 0
BREAKING: Pria Kirim Teror Bom ke SDN Jaksel, Dendam Seragam

UPDATE TERBARU, DETIK INI JUGA — Kepolisian Resort Metro Jakarta Selatan baru saja mengonfirmasi penangkapan seorang pria berinisial MY yang diduga menjadi dalang pengiriman ancaman bom ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Srengseng Sawah, Jakarta. Pelaku diketahui menyimpan dendam pribadi terhadap pihak sekolah, dipicu oleh masalah sepele: urusan seragam.

Ancaman Mencekam di Jam Belajar

Teror tersebut mencuat ketika sebuah surat kaleng berisi ancaman peledakan ditemukan di area sekolah pada Selasa pagi. Surat itu menyebutkan akan ada ledakan dalam waktu singkat jika tuntutan pelaku tidak dipenuhi. Suasana belajar yang semula tenang seketika berubah panik. Para guru segera mengunci ruang kelas dan menghubungi pihak berwajib.

SAKSI MATA melaporkan sejumlah siswa dan guru dievakuasi ke lapangan terbuka. “Saya lihat ibu guru gemetar, anak-anak banyak yang menangis. Katanya ada bom,” ujar seorang warga sekitar yang enggan disebutkan identitasnya.

Respons Cepat Aparat

Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya diterjunkan kurang dari 10 menit setelah laporan diterima. Seluruh area sekolah disisir. KONFIRMASI dari lapangan: tidak ditemukan bahan peledak. Meski begitu, kepolisian tetap memperlakukan ancaman ini sebagai tindak pidana serius.

Penelusuran digital dan olah tempat kejadian perkara mengarah pada seorang pria paruh baya berdomisili di Jakarta Selatan. MY diringkus tanpa perlawanan di kediamannya pada malam harinya.

Motif Dendam Sepele

Dari hasil interogasi awal, MOTIF pelaku terbilang mengejutkan. MY mengaku sakit hati karena pihak sekolah tidak menanggapi keluhannya terkait pengadaan seragam untuk anaknya. “Pelaku merasa diabaikan dan ingin memberi efek jera,” kata seorang penyidik yang enggan dikutip namanya. Tidak ada indikasi keterlibatan jaringan terorisme. Polisi menegaskan ini murni aksi kriminal pengancaman.

Barang bukti berupa kertas ancaman dan ponsel yang digunakan untuk mencari referensi pembuatan bom telah diamankan. MY kini dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta pasal terorisme, dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara.

Pesan untuk Orang Tua

Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan mengimbau para orang tua agar tidak main hakim sendiri dalam menyampaikan aspirasi. “Cukup komunikasikan melalui saluran resmi. Jangan pertaruhkan masa depan anak-anak dengan ancaman kekerasan,” tegas Kepala Sekolah dalam konferensi pers singkat.

Hingga berita ini diturunkan, status SDN Srengseng Sawah masih dalam pemantauan ketat. Aktivitas belajar-mengajar dijadwalkan kembali normal esok hari, dengan pengamanan ekstra dari kepolisian setempat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User