BREAKING NEWS: Gempa M 6,1 Guncang Tahuna, Tak Berpotensi Tsunami

BARU SAJA – Gempa bumi tektonik berkekuatan signifikan mengguncang wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfir...

Jul 15, 2026 - 12:33
0 0
BREAKING NEWS: Gempa M 6,1 Guncang Tahuna, Tak Berpotensi Tsunami

BARU SAJA – Gempa bumi tektonik berkekuatan signifikan mengguncang wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi magnitudo gempa mencapai 6,1 dan memastikan bahwa kejadian ini tidak memicu gelombang tsunami.

Getaran kuat dilaporkan terasa hingga ke sejumlah permukiman di pesisir dan perbukitan sekitar Tahuna. Warga yang tengah beraktivitas di dalam rumah dan tempat kerja berhamburan keluar gedung begitu guncangan pertama terasa. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa, namun kepanikan masih terlihat di beberapa titik evakuasi mandiri warga.

Detail dan Lokasi Sumber Gempa

Berdasarkan data sementara yang dirilis oleh BMKG, episenter gempa terletak di laut pada koordinat sekitar 3.85 Lintang Utara dan 125.63 Bujur Timur, atau sekitar 48 kilometer arah tenggara Tahuna. Pusat gempa berada pada kedalaman dangkal sekitar 10 kilometer, yang menyebabkan guncangan terasa cukup keras di permukaan. Kedangkalan ini menjadi alasan mengapa getaran bisa dirasakan dalam radius yang lebih luas.

Wilayah Kepulauan Sangihe sendiri merupakan salah satu daerah dengan aktivitas seismik tinggi di Indonesia. Posisinya yang berada di pertemuan lempeng tektonik Eurasia, Filipina, dan Pasifik membuat kawasan ini kerap diguncang gempa dari skala kecil hingga menengah. Gempa kali ini tergolong dalam kategori gempa dangkal akibat aktivitas subduksi ganda yang aktif di sekitar Laut Maluku.

Konfirmasi dan Klasifikasi BMKG

BMKG melalui akun resmi media sosialnya menegaskan bahwa gempa magnitudo 6,1 ini tidak berpotensi tsunami. Parameter tersebut disimpulkan setelah pemodelan cepat menunjukkan bahwa energi gempa tidak signifikan mengganggu kolom air laut. Masyarakat pesisir di Tahuna dan pulau-pulau sekitarnya diimbau untuk tidak percaya pada isu yang tidak berdasar.

Alat pencatat gempa (seismograf) BMKG yang tersebar di stasiun-stasiun pemantau sekitar Sulawesi Utara dan Maluku Utara merekam sinyal gempa dengan jelas. Informasi awal sempat menyebut magnitudo 6,2 sebelum akhirnya diperbarui menjadi 6,1 setelah proses analisis lebih akurat. Proses pemutakhiran magnitudo semacam ini merupakan hal biasa dalam prosedur standar kegempaan.

Respons Warga dan Potensi Gempa Susulan

Kepanikan massa terjadi di pusat kota Tahuna dan beberapa kelurahan padat penduduk. Saksi mata melaporkan bahwa guncangan berlangsung sekitar 5 hingga 7 detik dengan intensitas yang meningkat di detik-detik awal. Sejumlah bangunan semi permanen dilaporkan mengalami retak ringan, namun otoritas setempat masih melakukan pendataan menyeluruh.

Menurut Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, potensi gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil tetap mungkin terjadi. Warga diimbau untuk tetap waspada dan hanya kembali ke bangunan setelah memastikan tidak ada kerusakan struktural yang membahayakan.

  • Kekuatan gempa: magnitudo 6,1
  • Lokasi: 48 km tenggara Tahuna, Sangihe
  • Kedalaman: sekitar 10 km (dangkal)
  • Status tsunami: tidak berpotensi
  • Sumber: konfirmasi resmi BMKG

Hingga saat ini, tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara telah dikerahkan untuk melakukan asesmen lapangan. Jalur komunikasi di Tahuna dan sekitarnya masih berfungsi normal, memudahkan koordinasi antar instansi. Masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi hanya dari kanal resmi BMKG dan pemerintah daerah.

Gempa kali ini menjadi pengingat kembali akan pentingnya kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat. Simulasi evakuasi mandiri serta bangunan tahan gempa menjadi kunci mitigasi jangka panjang di kawasan rawan seperti Kepulauan Sangihe.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User