Aug 24, 2026
breaking

BREAKING: KELANA Bawa 13 Pelajar SMA ke Yogyakarta Belajar Transisi Energi

YOGYAKARTA — Sebanyak 13 pelajar SMA BARU SAJA tiba di Yogyakarta untuk belajar langsung transisi energi dan ekonomi sirkular lewat program KELANA.Kedatangan mereka dikonfirmasi sebagai bagian dari ...

BREAKING: KELANA Bawa 13 Pelajar SMA ke Yogyakarta Belajar Transisi Energi

YOGYAKARTA — Sebanyak 13 pelajar SMA BARU SAJA tiba di Yogyakarta untuk belajar langsung transisi energi dan ekonomi sirkular lewat program KELANA.

Kedatangan mereka dikonfirmasi sebagai bagian dari misi besar. Targetnya jelas: mencari solusi nyata atas krisis ekologi yang makin mendesak.

Fakta Kunci Program KELANA

  • 13 pelajar SMA resmi menjadi peserta.
  • Lokasi belajar: Yogyakarta.
  • Materi utama: pengelolaan lingkungan dan ekonomi sirkular.
  • Sasaran besar: transisi energi dan solusi krisis ekologi.
  • Metode: belajar langsung di lapangan, bukan sekadar teori.

Tentang Program KELANA

KELANA dirancang sebagai program belajar keliling. Peserta diajak mendatangi langsung lokasi praktik lingkungan terbaik.

Program ini menyasar pelajar SMA. Usia mereka dinilai strategis untuk menanamkan kesadaran ekologis jangka panjang.

Kurikulumnya memadukan teori dan praktik. Peserta belajar konsep, lalu melihat penerapannya di lapangan.

Gen Z Turun Langsung ke Lapangan

KELANA bukan kelas biasa. Peserta diajak keluar dari ruang belajar. Mereka melihat langsung praktik pengelolaan lingkungan di masyarakat.

Para pelajar mengeksplorasi berbagai inisiatif hijau. Mulai dari pengelolaan sampah hingga pemanfaatan kembali sumber daya. Semua diamati dari dekat.

Pendekatan ini dinilai efektif. Generasi muda tidak hanya mendengar. Mereka menyaksikan, bertanya, dan memahami akar persoalan.

Kenapa Yogyakarta?

Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar. Kota ini juga menyimpan banyak praktik baik pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.

Sejumlah komunitas aktif mengolah sampah menjadi produk bernilai. Gerakan bank sampah juga melibatkan warga secara rutin.

Kondisi ini menjadikan Yogyakarta laboratorium hidup. Sangat cocok untuk belajar ekonomi sirkular dan transisi energi secara nyata.

Apa Itu Ekonomi Sirkular?

Ekonomi sirkular adalah model ekonomi yang meminimalkan limbah. Sumber daya dipakai berulang, bukan langsung dibuang.

Konsep ini berbeda dengan ekonomi linier. Model lama berpola ambil, pakai, buang. Model sirkular menutup rantai itu menjadi lingkaran.

  • Produk dirancang tahan lama.
  • Limbah diolah kembali menjadi bahan baku.
  • Nilai ekonomi tetap berputar di dalam sistem.

Bagi para pelajar, memahami konsep ini penting. Mereka adalah calon pengambil keputusan di masa depan.

Transisi Energi Jadi Sorotan

Transisi energi berarti peralihan dari energi fosil ke energi bersih. Indonesia menargetkan capaian besar di sektor ini.

Energi surya, angin, dan biomassa terus dikembangkan. Daerah seperti Yogyakarta berpotensi menjadi contoh penerapannya.

Peserta KELANA diajak memahami urgensi peralihan ini. Krisis iklim menuntut langkah cepat dari semua pihak.

Krisis Ekologi di Depan Mata

Indonesia menghadapi tekanan lingkungan serius. Volume sampah terus naik. Emisi karbon belum turun signifikan.

Bencana terkait iklim makin sering terjadi. Banjir, kekeringan, dan cuaca ekstrem menjadi bukti nyata.

Karena itu, edukasi sejak dini dinilai krusial. Pelajar SMA berada di usia tepat untuk membangun kesadaran ekologis.

Metode Belajar yang Dipakai

Peserta tidak hanya duduk mendengarkan materi. Mereka berdiskusi dengan pegiat lingkungan setempat.

Kunjungan lapangan menjadi menu utama. Para pelajar mengamati proses daur ulang dan pengelolaan sumber daya secara langsung.

Mereka juga didorong menyusun gagasan solusi. Ide segar khas Gen Z diharapkan lahir dari proses ini.

Harapan Besar dari Program Ini

KELANA menargetkan lahirnya duta lingkungan muda. Para peserta diharapkan menyebarkan ilmu ke sekolah masing-masing.

Efek domino menjadi tujuan akhir. Satu pelajar sadar lingkungan bisa menggerakkan puluhan temannya.

Program semacam ini juga memperkuat jejaring anak muda peduli iklim. Kolaborasi lintas sekolah terbuka lebar.

Momentum untuk Generasi Muda

Kesadaran lingkungan Gen Z terus meningkat. Anak muda disebut makin peduli isu iklim dibanding generasi sebelumnya.

KELANA menangkap momentum itu. Program ini memberi ruang aksi nyata, bukan sekadar wacana.

Perjalanan 13 pelajar ini baru dimulai. Dari Yogyakarta, mereka membawa pulang bekal menghadapi krisis ekologi.

UPDATE: Rangkaian kegiatan peserta di Yogyakarta dilaporkan berjalan sesuai jadwal. Perkembangan terbaru akan terus dipantau.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User