BREAKING: KDM Umumkan Evaluasi Angkot Tua dan Buka Kembali Bandara Husein
BARU SAJA – Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, umumkan evaluasi angkot tua dan buka kembali Bandara Husein.Pengumuman ini disampaikan dalam jumpa pers mendadak di Gedung Sate, Bandung, beberapa menit lal...
BARU SAJA – Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, umumkan evaluasi angkot tua dan buka kembali Bandara Husein.
Pengumuman ini disampaikan dalam jumpa pers mendadak di Gedung Sate, Bandung, beberapa menit lalu.
Evaluasi Angkot Tua Dimulai
KDM menegaskan seluruh angkot berusia di atas 10 tahun akan menjalani uji kelaikan ulang.
Ini menyusul banyaknya keluhan warga tentang angkot yang tidak layak dan berpolusi tinggi.
- Angkot harus memenuhi standar emisi Euro 4.
- Kendaraan yang gagal akan dilarang beroperasi mulai tahun depan.
Kebijakan ini menyasar ribuan unit angkot di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya.
Sopir Bertransformasi Jadi Pemilik Armada
Program unggulan lainnya adalah mengubah status sopir dari pekerja harian menjadi pengusaha armada.
Pemerintah menyediakan skema kemitraan dengan bank daerah untuk pembiayaan kendaraan listrik.
- Sopir bisa memiliki kendaraan listrik sendiri dengan cicilan ringan.
- Target 1.000 unit kendaraan listrik akan disalurkan dalam tahap pertama.
- Subsidi bunga diberikan untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan.
Langkah ini diharapkan meningkatkan pendapatan sopir sekaligus mengurangi emisi karbon.
Bandara Husein Kembali Beroperasi
Dalam bagian lain pengumuman, KDM mengonfirmasi pembukaan kembali Bandara Internasional Husein Sastranegara.
Bandara ini sempat berhenti melayani penerbangan komersial setelah pandemi.
- Pembukaan direncanakan pada kuartal ketiga tahun 2026.
- Rute awal mencakup Jakarta, Surabaya, Medan, dan Denpasar.
- Akan bekerja sama dengan maskapai nasional untuk penerbangan perdana.
Pembukaan ini diyakini akan mendongkrak perekonomian lokal dan pariwisata Bandung.
KDM menambahkan, revitalisasi Bandara Husein merupakan bagian dari masterplan transportasi terpadu Jabar.
Respons dan Dampak
Pengumuman ini disambut antusias oleh kalangan sopir dan pelaku bisnis.
Salah seorang saksi mata, sopir angkot di Terminal Leuwipanjang, mengaku senang mendengar program ini.
“Kami berharap bisa punya kendaraan sendiri dan lebih sejahtera,” ujarnya kepada tim kami.
Pengamat transportasi menilai kebijakan ini progresif tetapi membutuhkan koordinasi intensif.
Mereka menyoroti perlunya kepastian infrastruktur pengisian listrik jika armada listrik massal diterapkan.
Pemerintah menjanjikan akan membangun ratusan stasiun pengisian kendaraan listrik dalam waktu dekat.
Langkah Konkret Selanjutnya
Menurut KDM, tim teknis akan segera dibentuk untuk merinci regulasi dan jadwal pelaksanaan.
Proses pendataan angkot tua sudah dimulai pekan ini.
Sementara itu, negosiasi dengan maskapai dan otoritas penerbangan untuk Bandara Husein sedang berjalan intensif.
BREAKING UPDATE: Kami akan terus memantau perkembangan langsung dari Gedung Sate. Nantikan laporan selanjutnya.
Comments (0)