BREAKING: Festival Budaya Manggarai Resmi Digelar di TMII

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Ribuan pengunjung dan perantau Manggarai memadati Anjungan Nusa Tenggara Timur di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Sabtu pagi (2/8). Ikatan Keluarga Manggarai (IKAMADA) ba...

Jul 28, 2026 - 05:50
0 0
BREAKING: Festival Budaya Manggarai Resmi Digelar di TMII

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Ribuan pengunjung dan perantau Manggarai memadati Anjungan Nusa Tenggara Timur di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Sabtu pagi (2/8). Ikatan Keluarga Manggarai (IKAMADA) baru saja membuka Festival Budaya Manggarai 2025, menandai puncak perayaan identitas dan tradisi leluhur Manggarai di ibu kota.

Bunyi gong dan gendang membahana. Tarian caci, pertarungan ritmis dengan cambuk dan perisai khas Manggarai, menjadi magnet pertama yang menyedot perhatian. Data terkonfirmasi, lebih dari 40 kelompok seni tradisional akan tampil sepanjang hari. Pengunjung disuguhkan parade pakaian adat tenun songke, pertunjukan musik sasando, serta ritual pemangku adat yang jarang dipentaskan di luar kampung halaman.

Panggung Pelestarian di Jantung Jakarta

UPDATE 09.30 WIB — Ketua panitia, yang enggan disebut nama, menyatakan festival ini dirancang sebagai jembatan antara generasi muda Manggarai dan akar budayanya. "Eksodus anak muda ke kota besar seperti Jakarta seringkali memutus rantai pengetahuan adat. Festival ini adalah jawaban," ujarnya di sela pembukaan.

Fakta-fakta kunci dari acara ini:

  • Jadwal: 2 Agustus 2025, pukul 08.00–22.00 WIB
  • Lokasi: Anjungan NTT, TMII, Jakarta Timur
  • Penampil: 40+ sanggar seni Manggarai dari Jabodetabek dan NTT
  • Kuliner: 25 stan makanan tradisional, termasuk kapu (sagu), daging se’i, dan kopi Flores
  • Target: 5.000 pengunjung sepanjang hari
  • Tiket: Gratis dengan registrasi di tempat

KONFIRMASI dari pantauan tim, area anjungan telah disulap menjadi replika kampung adat Manggarai. Rumah gendang beratap ijuk berdiri di tengah lapangan, dikelilingi stan pameran kerajinan tenun dan anyaman bambu. Para tetua adat turut serta memandu helatan, memastikan setiap ritual berjalan sesuai pakem leluhur.

Momen Strategis di Era Digital

Di tengah gempuran budaya global, IKAMADA menyematkan misi afirmasi identitas. Mereka membuka sesi khusus untuk anak-anak dan remaja berupa workshop menenun, belajar bahasa daerah, serta bedah filosofi tarian caci. Dilaporkan, sesi tersebut langsung terisi penuh dalam hitungan menit sejak dibuka pendaftaran pagi tadi. Ini menjadi sinyal bahwa rasa ingin tahu terhadap akar budaya membara di kalangan muda.

Festival ini juga disiarkan langsung melalui kanal digital IKAMADA. Langkah tersebut diambil untuk menjangkau diaspora Manggarai yang tersebar hingga ke luar negeri. "Budaya harus hidup, tidak hanya di museum atau di kampung. Jakarta adalah etalase Indonesia. Di sinilah kami membuktikan Manggarai bisa bersinar," tambahnya.

Acara ditutup dengan ritual doa bersama untuk keselamatan dan kemakmuran seluruh masyarakat Manggarai. Hingga berita ini ditulis, arus pengunjung masih terus bertambah. Petugas keamanan siaga mengatur gelombang penonton. Perkembangan lebih lanjut akan kami laporkan dalam edisi berikutnya. (BUF)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User