BREAKING: Evakuasi Darurat Wanita Pendarahan di Stasiun Sawah Besar

JAKARTA — Aksi cepat dan penuh perhitungan diperlihatkan petugas Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Metro Jakarta Pusat. Hanya dalam hitungan menit, mereka menyelamatkan nyawa seorang ...

Jul 12, 2026 - 15:08
0 0
BREAKING: Evakuasi Darurat Wanita Pendarahan di Stasiun Sawah Besar

JAKARTA — Aksi cepat dan penuh perhitungan diperlihatkan petugas Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Metro Jakarta Pusat. Hanya dalam hitungan menit, mereka menyelamatkan nyawa seorang perempuan yang mengalami pendarahan hebat di Stasiun Sawah Besar, Sabtu (11/7/2026) pagi. Evakuasi darurat ini menjadi bukti kesiapan aparat dalam menghadapi situasi medis kritis di ruang publik.

  • Perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi lemas dan mengeluarkan banyak darah di peron stasiun.
  • Tim Sidokkes tiba di lokasi kurang dari 10 menit setelah laporan dari petugas keamanan stasiun.
  • Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto untuk perawatan intensif.
  • Petugas memberikan pertolongan pertama berupa penekanan luka dan infus cairan selama perjalanan.

Kronologi Kejadian

Informasi yang dihimpun, korban yang belum diketahui identitasnya itu tiba-tiba ambruk di area peron sekitar pukul 08.15 WIB. Sejumlah penumpang dan petugas stasiun panik melihat darah yang terus mengalir. Petugas keamanan stasiun segera melaporkan kejadian tersebut ke pos polisi terdekat, yang diteruskan ke Tim Sidokkes Polres Jakpus.

Seorang saksi mata, Rudi (35), petugas kebersihan stasiun, mengatakan, "Saya lihat ibu itu langsung jatuh. Darahnya banyak, keluar dari bagian bawah. Teman-teman langsung teriak minta tolong."

Respons Cepat dan Tindakan Medis

Mendapat laporan, Tim Sidokkes yang tengah bersiaga di Markas Polres langsung meluncur ke lokasi dengan ambulans. Komandan Tim, AKP dr. Andika Pratama, memimpin langsung proses evakuasi. "Kami menerima laporan pukul 08.17, dan tim medis sudah di stasiun pukul 08.25. Korban kami temukan dalam kondisi syok hipovolemik karena kehilangan darah cukup banyak," ujarnya.

Petugas segera melakukan penekanan pada sumber perdarahan serta memasang infus untuk mengganti cairan tubuh. Tindakan ini merupakan standar penanganan gawat darurat untuk mencegah kondisi kian memburuk.

Evakuasi ke RSPAD

Setelah stabilisasi awal, korban langsung dinaikkan ke ambulans dan dibawa ke RSPAD Gatot Soebroto, yang berjarak sekitar 3 kilometer dari stasiun. Perjalanan yang biasanya memakan waktu 15 menit itu ditempuh dalam 7 menit saja berkat pengawalan lalu lintas dari Satlantas Polres Jakpus.

Di IGD RSPAD, korban langsung ditangani tim dokter spesialis. Berdasarkan informasi terakhir, korban diduga mengalami perdarahan obstetri dan kini dalam kondisi stabil setelah mendapat transfusi darah. Pihak rumah sakit masih melakukan observasi intensif.

"Kecepatan respons menjadi kunci dalam kasus seperti ini. Kami bersyukur korban bisa segera tertolong," tambah AKP dr. Andika.

Apresiasi Pimpinan

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Budi Santoso, mengapresiasi kecepatan timnya. "Ini bukti komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum tetapi juga pelayanan kemanusiaan," tegasnya.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User