Aug 24, 2026
breaking

Biddokes Polda Metro Kerahkan Tim Tangani Korban Kebakaran Bapenda

JAKARTA — BREAKING. Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Metro Jaya langsung bergerak ke lokasi kejadian.Personel ...

Biddokes Polda Metro Kerahkan Tim Tangani Korban Kebakaran Bapenda

JAKARTA — BREAKING. Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Metro Jaya langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Personel Kesehatan Lapangan (Keslap) dan unit Disaster Victim Identification (DVI) dikonfirmasi sudah berada di area insiden. Mereka bertugas memberikan pertolongan medis darurat. Proses identifikasi korban juga disiapkan sejak awal.

Tim Medis Bergerak ke Titik Kebakaran

Perintah penugasan turun begitu laporan kebakaran diterima. Tim Keslap membawa peralatan penanganan trauma dan bantuan pernapasan. Ambulans disiagakan di sekitar gedung.

Petugas medis membentuk titik penanganan sementara. Setiap penghuni gedung yang berhasil keluar langsung diperiksa. Kondisi pernapasan menjadi fokus utama pemeriksaan.

Posko kesehatan dibuka di dekat lokasi. Karyawan yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan bisa mendatangi posko tersebut. Layanan medis tetap siaga hingga situasi dinyatakan aman.

Satu Korban Selamat Dirawat karena Hipoksia

Satu korban selamat dilaporkan menjalani perawatan intensif. Korban mengalami hipoksia, kondisi kekurangan oksigen akibat menghirup asap tebal di dalam gedung.

Hipoksia tergolong kondisi darurat. Pasokan oksigen ke jaringan tubuh menurun drastis. Korban harus segera mendapat bantuan oksigen agar fungsi organ tidak terganggu.

Gejala hipoksia meliputi sesak napas, pusing, hingga perubahan warna kulit. Penanganan cepat menentukan keselamatan pasien. Keterlambatan bisa berakibat fatal.

Tim medis memberikan penanganan oksigenasi di lokasi. Setelah kondisi korban stabil, rujukan ke fasilitas kesehatan disiapkan. Perkembangan kondisi korban terus dipantau ketat.

Unit DVI Disiagakan untuk Identifikasi

Unit DVI Polda Metro Jaya turut diterjunkan. Kehadiran tim ini menjadi langkah antisipasi. Mereka siap melakukan identifikasi jika ditemukan korban jiwa.

Proses identifikasi DVI mengandalkan data medis, sidik jari, dan catatan gigi. Metode ini memastikan identitas korban terkonfirmasi secara ilmiah. Keluarga korban akan didampingi selama proses berlangsung.

Evakuasi Berjalan Cepat

Saksi mata di sekitar lokasi melaporkan kepulan asap dari gedung. Sejumlah karyawan berhamburan keluar menyelamatkan diri. Petugas gabungan mengatur arus evakuasi agar tetap tertib.

Area sekitar gedung disterilkan. Garis polisi dipasang di beberapa titik. Warga diminta menjauh demi kelancaran proses penanganan.

Informasi awal menyebut api muncul di salah satu bagian gedung. Dinas pemadam kebakaran mengerahkan unit ke lokasi. Upaya pemadaman berlangsung cepat agar api tidak merambat ke ruangan lain.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Belum ada keterangan resmi soal pemicu api. Tim penyidik akan melakukan olah tempat kejadian perkara. Pusat laboratorium forensik dilibatkan untuk menganalisis sisa kebakaran.

Pejabat terkait belum merilis jumlah total korban. Data kerugian material juga masih dihitung. UPDATE akan disampaikan begitu konfirmasi resmi diterima.

Insiden ini menambah daftar kebakaran gedung di Ibu Kota. Kewaspadaan terhadap sistem kelistrikan kembali disorot. Jalur evakuasi dan alat pemadam di gedung perkantoran juga menjadi perhatian.

Biddokes Polda Metro Jaya memastikan seluruh personel tetap di lokasi. Koordinasi dengan dinas terkait terus berjalan. Situasi di sekitar gedung dilaporkan berangsur kondusif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User