JAKARTA, BERITATERCEPAT — Petugas pemadam kebakaran masih bertahan di gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta usai kebakaran. Mereka menyisir seluruh area gedung demi memastikan tidak ada bara tersisa.
Sasaran utama penyisiran adalah tumpukan kertas di dalam bangunan. Material itu dikenal sangat mudah terbakar. Bara kecil di sela dokumen bisa memicu kobaran api baru.
Kebakaran sebelumnya melanda gedung tersebut dan memicu respons cepat petugas. Kini fase pemadaman bergeser ke pengamanan total. Targetnya jelas: tidak ada api yang menyala lagi.
- Penyisiran dilakukan menyeluruh dari lantai ke lantai.
- Tumpukan kertas menjadi perhatian utama petugas di lokasi.
- Pendinginan masih berlangsung untuk memutus sumber panas.
- Belum ada laporan api kembali menyala hingga saat ini.
Bara Tersembunyi di Balik Tumpukan Kertas
Kertas menyimpan risiko besar pascakebakaran. Api bisa bersembunyi di sela-sela tumpukan dokumen. Bara seperti itu kerap tidak terlihat dari luar.
Petugas membongkar tumpukan satu per satu. Air disemprotkan ke setiap celah. Langkah ini memastikan suhu di dalam material benar-benar turun.
Setiap ruangan diperiksa tanpa kecuali. Lemari arsip, gudang, dan sudut ruang menjadi titik pemeriksaan. Tidak ada area yang dilewatkan.
Pendinginan Berjalan Maraton
Proses pendinginan berlangsung lama. Petugas menyiram area yang sebelumnya dilalap api. Suhu di dalam gedung dipantau secara berkala.
Tahap ini tergolong krusial. Kebakaran gedung perkantoran kerap menyisakan bara di material kering. Kertas dan dokumen menjadi bahan bakar yang sempurna.
Sejumlah unit damkar tetap disiagakan di luar gedung. Selang terbentang menuju titik-titik rawan. Pasokan air dipastikan aman selama operasi berjalan.
Angin dan cuaca turut diperhitungkan. Hembusan angin bisa mengipasi bara tersembunyi. Karena itu pemeriksaan dilakukan berulang.
Kondisi Gedung Usai Dilalap Api
Bagian dalam gedung tampak menghitam. Abu dan sisa material terbakar berserakan di lantai. Bau asap masih menyengat di sejumlah ruangan.
Petugas bekerja ekstra hati-hati. Struktur bangunan usai terbakar berpotensi rapuh. Keselamatan tim menjadi prioritas selama penyisiran berlangsung.
Sejumlah kaca dan plafon dilaporkan rusak. Kerusakan terparah terkonsentrasi di area yang lebih dulu terbakar. Penilaian struktur akan dilakukan tim ahli.
Antisipasi Api Muncul Lagi
Kebakaran susulan menjadi ancaman nyata. Dalam sejumlah kasus, api muncul kembali setelah petugas meninggalkan lokasi. Damkar tidak mau kecolongan.
Karena itu, masa siaga diperpanjang. Sejumlah personel berjaga bergantian di sekitar gedung. Peralatan lengkap tetap terpasang dan siap digunakan.
Koordinasi dengan pengelola gedung terus berjalan. Akses listrik di area terdampak diputus demi keamanan. Langkah ini menekan risiko pemicu baru.
- Unit pompa tetap standby di area gedung.
- Tim jaga disiagakan secara bergantian.
- Pemantauan suhu dilakukan berkala di titik rawan.
Dokumen Penting Ikut Terdampak
Gedung Bapenda menyimpan banyak arsip layanan. Sebagian dokumen berpotensi terdampak api dan air. Pendataan dilakukan untuk memetakan kerusakan.
Upaya penyelamatan dokumen menjadi bagian dari penyisiran. Material yang masih bisa diselamatkan dipisahkan. Penanganan dilakukan sesuai prosedur.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga kini, penyebab kebakaran belum diumumkan. Tim terkait akan melakukan olah tempat kejadian perkara. Pendalaman dilakukan setelah penyisiran rampung.
Nilai kerugian juga belum dirinci. Pendataan baru bisa dilakukan setelah gedung dinyatakan aman. Dokumen yang terbakar turut diinventarisasi.
Aktivitas Perkantoran Terdampak
Sebagian aktivitas di gedung Bapenda dilaporkan terdampak. Operasional disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pengelola mengatur ulang layanan sementara waktu.
Warga diimbau tidak mendekati area gedung. Zona steril diberlakukan demi kelancaran kerja petugas. Keselamatan publik menjadi pertimbangan utama.
Perkembangan Terkini
Hingga kabar ini diturunkan, situasi di lokasi dilaporkan terkendali. Kepulan asap sudah jauh menipis. Petugas masih bekerja di dalam gedung.
Belum ada laporan korban jiwa dalam proses penyisiran. Kondisi petugas di lapangan juga dipantau. Istirahat bergantian diberlakukan untuk menjaga stamina.
Informasi resmi akan disampaikan berjenjang. Publik diminta menunggu keterangan pihak berwenang. Hindari menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.
UPDATE: Redaksi terus memantau perkembangan dari lokasi kejadian. Informasi terbaru akan dimuat di kanal ini. Segarkan halaman untuk kabar selanjutnya.
Comments (0)