Bayi Terbungkus Kain Sarung Ditemukan di Cigombong Bogor, Polisi Selidiki
Bogor - Seorang bayi laki-laki yang diperkirakan berusia kurang dari satu tahun ditemukan dalam kondisi terbungkus kain sarung di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Pihak kepolisi
Bogor - Seorang bayi laki-laki yang diperkirakan berusia kurang dari satu tahun ditemukan dalam kondisi terbungkus kain sarung di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki kasus ini untuk mengungkap identitas orang tua sang bayi.
Kapolsek Cigombong, Kompol Uba Subroto, membenarkan adanya penemuan ini saat dikonfirmasi oleh media kami pada Minggu (5/7/2026). Ia mengungkapkan bahwa anggotanya segera bergerak menuju lokasi begitu laporan dari warga diterima.
"Iya betul tadi pagi temuannya, anggota menerima laporan dan langsung cek ke TKP. Jadi sementara info awal temuannya di pinggir jalan perkampungan begitu," kata Kompol Uba Subroto.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pada pukul 07.00 WIB. Posisi bayi saat ditemukan sangat memprihatinkan karena hanya terbungkus kain sarung dan tergeletak begitu saja di pinggir jalan perkampungan. Beruntung, bayi malang itu masih dalam kondisi hidup saat pertama kali terlihat oleh warga.
Tanpa membuang waktu, warga yang menemukan langsung melaporkan temuan itu kepada pihak berwenang. Bayi tersebut segera dievakuasi dan dibawa ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) setempat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi vital bayi dalam keadaan stabil setelah diduga sempat terpapar cuaca dingin di luar ruangan.
Polisi Buru Orang Tua Bayi
Hingga saat ini, identitas bayi maupun orang tua kandungnya masih menjadi misteri. Polsek Cigombong masih terus melakukan penyelidikan intensif. Petugas akan memeriksa sejumlah saksi dari warga sekitar lokasi kejadian yang mungkin melihat atau mendengar hal-hal mencurigakan sebelum bayi itu ditemukan terlantar.
Pihak kepolisian juga tidak menutup kemungkinan untuk mengakses rekaman kamera pengawas (CCTV) jika ada di sekitar jalan perkampungan tersebut, serta berkoordinasi dengan bidan desa atau klinik setempat untuk melacak kemungkinan adanya indikasi kehamilan yang disembunyikan. Kasus penelantaran bayi ini kini menjadi atensi serius aparat untuk menemukan pihak yang bertanggung jawab.
Comments (0)