BARU SAJA: Longsor di Wales Tewaskan 144 Orang, 116 di Antaranya Anak
BARU SAJA — Sebanyak 144 jiwa melayang, 116 di antaranya adalah siswa sekolah dasar, dalam bencana longsoran limbah batu bara yang menyapu bersih sebuah desa di Wales selatan pagi ini. Tumpukan mate...
BARU SAJA — Sebanyak 144 jiwa melayang, 116 di antaranya adalah siswa sekolah dasar, dalam bencana longsoran limbah batu bara yang menyapu bersih sebuah desa di Wales selatan pagi ini. Tumpukan material tambang setinggi 34 meter runtuh dan mengubur gedung Pantglas Junior School serta puluhan rumah dalam hitungan detik.
- Jumlah korban tewas: 144 orang, termasuk 116 anak-anak berusia 7—10 tahun
- Waktu kejadian: Jumat pagi, 21 Oktober 1966, pukul 09.15 waktu setempat
- Lokasi: Desa Aberfan, dekat Merthyr Tydfil, Wales
- Penyebab: Longsoran limbah batu bara basah dari Tip No. 7 yang ambrol
- Kerusakan: Bangunan sekolah rata, 18 rumah hancur, jalur kereta api tertimbun
Detik-Detik Mengerikan
Saksi mata melaporkan suara gemuruh seperti guntur sebelum dinding material hitam setinggi 10 meter meluncur deras dari lereng bukit. Longsoran bergerak dengan kecepatan tinggi, menelan pagar, pohon, dan langsung menghantam sayap sekolah tempat ratusan murid baru memulai pelajaran pagi. “Saya mendengar jeritan, lalu semuanya gelap dan sunyi,” ungkap seorang warga yang selamat.
UPDATE MENIT INI: Tim penyelamat dari kepolisian, pemadam kebakaran, dan relawan tambang masih menggali puing-puing dengan tangan kosong. Alat berat mulai didatangkan, tetapi akses jalan yang sempit memperlambat operasi. KONFIRMASI dari otoritas setempat menyebutkan bahwa tumpukan limbah tersebut diketahui sudah dalam kondisi jenuh air setelah hujan deras beberapa hari terakhir.
Limbah yang Sudah Diperingatkan
Investigasi awal mengarah pada kelalaian pengelolaan limbah tambang milik National Coal Board. Warga sempat melaporkan rembesan air dan retakan di Tip No. 7 beberapa pekan lalu, namun tidak ada tindakan evakuasi atau penanganan serius. Longsoran serupa dalam skala kecil pernah terjadi di lokasi yang sama, tetapi peringatan diabaikan.
Perdana Menteri langsung bertolak ke lokasi. “Ini adalah tragedi nasional yang tak termaafkan,” ujarnya dalam pernyataan darurat. Kerajaan mengumumkan masa berkabung dan penyelidikan penuh akan segera digelar.
Evakuasi dan Siaga Lanjutan
Rumah sakit di Merthyr Tydfil dan Cardiff ditingkatkan statusnya menjadi siaga darurat. Korban luka—sebagian besar warga dewasa dan sedikit anak yang berhasil diselamatkan dari reruntuhan—mendapat perawatan intensif. Tim penyelamat memperkirakan masih ada belasan jasad yang tertimbun di bawah lumpur batu bara yang mendingin dan mengeras.
Otoritas setempat memperluas zona evakuasi setelah ditemukan retakan baru di tumpukan limbah Tip No. 5 yang berdekatan. “Kami tidak akan mengambil risiko, setiap tumpukan limbah di kawasan ini sekarang dalam pemantauan ketat,” kata kepala pertahanan sipil.
PERKEMBANGAN: Daftar nama korban masih dihimpun. Kantor sekolah melaporkan pagi itu hadir sekitar 240 murid. Hanya 124 yang selamat tanpa luka serius. Komunitas Aberfan kini berduka, sementara petugas terus bekerja dalam diam, mengais harapan di antara lumpur hitam yang mematikan.
Baca juga:
Comments (0)