Sep 17, 2026
Nasional

BAPANAS — Amran Sulaiman Minta Pejabat Baru Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Langkah tegas kembali diambil dalam menjaga ketahanan dan keterjangkauan harga pangan di tanah air. Di tengah bayang-bayang ketidakpastian iklim global ser

BAPANAS — Amran Sulaiman Minta Pejabat Baru Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Langkah tegas kembali diambil dalam menjaga ketahanan dan keterjangkauan harga pangan di tanah air. Di tengah bayang-bayang ketidakpastian iklim global serta fluktuasi harga komoditas utama, Badan Pangan Nasional (Bapanas) secara resmi melantik tiga pejabat pimpinan tinggi madya baru. Pelantikan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak ingin main-main dalam mengawal ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Dalam upacara pelantikan yang berlangsung khidmat di Jakarta, Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, memberikan arahan menohok kepada jajaran pimpinan yang baru dilantik. Beliau menekankan pentingnya kerja cepat, responsif, dan berbasis data real-time di lapangan guna mencegah lonjakan harga yang kerap membebani daya beli masyarakat bawah.

Langkah Strategis Menghadapi Gejolak Harga

Kehadiran tiga pejabat eselon satu yang baru ini diharapkan mampu membawa kesegaran manajerial serta akselerasi eksekusi kebijakan di tubuh Bapanas. Penataan ulang rantai pasok dari tingkat petani hingga ke tangan konsumen menjadi agenda mendesak yang harus diselesaikan dalam waktu singkat tanpa kompromi.

"Kita tidak boleh hanya menjadi pemadam kebakaran saat harga melambung di pasar. Pejabat yang baru dilantik harus mampu memetakan potensi krisis sebelum gejolak benar-benar terjadi," tegas Andi Amran Sulaiman dalam pengarahannya.

Fokus utama yang dibebankan kepada para pejabat baru mencakup tiga pilar utama keselamatan pangan nasional:

  • Penyerapan Hasil Panen: Mengoptimalkan pembelian produk petani lokal dengan harga yang adil.
  • Penguatan Cadangan Pangan: Memastikan stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berada pada level aman sepanjang tahun.
  • Efisiensi Logistik: Memangkas rantai distribusi yang terlalu panjang dan memicu spekulasi harga.
Komoditas Pangan Tantangan Utama Logistik Target Stabilisasi Bapanas
Beras Medium & Premium Margin Pedagang & Stok Daera Sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET)
Cabai & Bawang Merah Volatilitas Cuaca Musiman Distribusi Antardaerah Lancar
Daging & Telur Ayam Fluktuasi Biaya Pakan Keseimbangan Harga Peternak-Konsumen

Sinergi Lintassektoral dan Efisiensi Distribusi

Ketimpangan harga antarwilayah masih menjadi kendala klasik di Indonesia. Daerah surplus sering kali mengalami anjloknya harga di tingkat petani, sementara daerah defisit justru menjerit karena lonjakan harga yang sangat tinggi. Oleh karena itu, Bapanas di bawah arahan Amran memperketat integrasi data pasokan dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, serta Perum Bulog.

Penguatan kelembagaan ini juga menargetkan penurunan tingkat ketimpangan harga hingga di bawah 5 persen antarprovinsi. Strategi fasilitas distribusi pangan (FDP) akan diperluas ke daerah-daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) agar keadilan akses pangan benar-benar dirasakan seluruh rakyat.

Tantangan Iklim dan Rantai Pasok Nasional

Perubahan iklim global dan fenomena cuaca ekstrem memicu ancaman serius terhadap produktivitas pertanian nasional. Tanpa intervensi taktis dan ekosistem logistik yang solid, ketahanan pangan nasional berada dalam posisi rentan. Oleh karena itu, kepemimpinan baru di tingkat madya Bapanas dituntut untuk bergerak fleksibel dan inovatif.

Dengan dilantiknya pejabat-pejabat baru ini, publik berharap ada perubahan signifikan pada tata kelola pangan nasional. Stabilitas harga bukan sekadar angka statistik di atas kertas, melainkan jaminan perut rakyat tetap terisi dengan harga yang terjangkau. Kerja keras dan komitmen penuh jajaran Bapanas kini ditunggu oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User